POLISI NEWS | LANGKAT. Terkait informasi yang beredar yang menyatakan maraknya produksi arang bakau di Desa Sei Meran, Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat, Awak Media Polisi News langsung ke TKP Senin (25/8/2025) sekira pukul 13:00 wib.
Secara cepat tim media Sumut dan Jakarta dengan turun ke lokasi untuk melakukan cek Kebenaran,
Pengecekan langsung dilakukan oleh tim Media Polisi News bersama dengan Warga Pangkalan Susu yang tak ingin namanya di sebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kami heran juga bang, mengapa Forkopincam Pangkalan Susu dan masyarakat untuk melihat tumpukan goni plastik yang diduga berisi arang kayu bakau di Dusun Sei Meran Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat diam dan ikut tutup mata, padahal era Presiden. Prabowo ini sangat dilarang keras mafia mau pun oknum oknum bermain melawan UU Kehutanan.
” Langkah ini kita lakukan, guna menunjukkan keseriusan Pihak APH dalam menindak produksi arang jenis kayu bakau yang meresahkan kalangan pencinta hutan mangrove beberapa waktu belakangan ini,” ujar Warga Pangkalan Susu.
Kata warga, dapur arang itu sudah lama beroperasi dan ini bapak lihat langsung kan.
Setelah dilaksanakan pemantauan yang dilakukan bersama dengan awak media dan warga pangkalan Susu, sebut Warga tumpukan goni plastik tersebut memang isinya arang diduga kayu manggrove.
” Hasil pantauan awak media di TKP yang kita lakukan bersama warga Pangkalan Susu menunjukkan bahwa tumpukan goni plastik tersebut memuat arang kayu, diduga Berisi Kayu Bakau,” ungkap Warga Pangkalan Susu.
Bahkan berdasarkan keterangan dari masyarakat, arang yang di dalam goni merupakan dugaan kuat kayu manggrove dari Pesisir Pangkalan Susu.
Jurnalis | Muslim Yusuf















