POLISI NEWS | MADINAH. Maraknya Perdagangan PSK (Penjajah Sek Komersial) di Madinah yang dikoordinir oleh sang Gemo bernama Yuli dan admin Germo bernama Fatin semua berasal dari Cianjur Selatan, Jawa Barat. Mereka menjual ke orang Pakistan dengan tarif 100 real Arab Saudi sekali kencan, Sabtu (2/8/25).
Kejadian ini terungkap dengan. kabur 5 orang korban yang lari dari ruko yang ada di Madinah. Awal TKW tersebut bekerja, Namun mereka jadi korban budak seks yang dilakukan oleh germo yang disekap dan diborgol di dalam toko.
Kepada Asep Buntung ke 5 orang tersebut minta pertolongan dan perlindungan setelah kabur dari toko penyekapan menuju toko ke toko milik orang Indonesia.
Menurut pengakuan Asep B Madinah mengatakan, “5 orang TKW yang menjadi korban, dipaksa oleh Fatin dan Yuyun (germo red) untuk melayani warga Pakistan dalam aww kondis menstruasi. Dalam 1 haru sanggup melayani 5 orang warga Pakistan dengan tarif 100 rel Arab Saudi sekali transaksi, “ungkapnya.
Apabila tidak mengikut keinginan germo maka akan disandera dan tidak diberikan pinjaman uang. Dan juga akan diborgol oleh germo.
Dalam penggerebegan dilakukan oleh Asep Buntung Madinah, Yanto Dirto, Sandi Maulana, Rudi, Firman, Yusuf Dinata Munif.
Daerah Penggerebegan Adalah Hay Kurban Madinah di Hotel Lantai, Kamar 301.302.303.308.
Saat warga Pakistan yang berada dalam kabur, dan tidak berada dalam hotel, tadinya kalau ketangkap Sama mau disiksa oleh rekan rekan, “ucap Asep Buntung kepada media Polisinews.com di Madinah.
Untuk ke 5 orang sekarang berada di rumah Kemanusiaan dan Kepedulian di Madinah untuk dipekerjakan kembali menjadi TKW dengan gaji bulanan.
Jurnalis | Tim Polisinews






























