POLISI NEWS | LEBAK. Perusahaan tambang emas PT Samudra Banten Jaya (SBJ) yang belokasi di Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Banten sepertinya tidak menggubris aturan yang ada, Selasa (10/6/2025).
Bahkan makin hari kegiatan eksploitasi emas di area tambang itu makin menjadi, bahkan terkesan membabi-buta. Apabila tidak distop maka akan merusak lingkungan di sekitar.
Sebab, sudah beberapa kali pihak Kementrian Lingkungan Hidup melalui Gakum melakukan penertiban dengan cara memasang segel, bahkan pihak Pengadilan Negeri Rangkasbitung telah menjatuhkan vonis bersalah terhadap PT SBJ dan menerapkan denda sebanyak 2 miliar karena SBJ terbukti telah melakukan pelanggaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
‘Sebagai warga negara yang baik, kita harus taat dan tunduk dengan hukum, bukan malah melakukan pembangkangan,” kata Buya di Rangkasbitung. Selasa (10/06/23).
Dalam subtansi PT SBJ, Buya mengatakan jika langkah yang harus di tempuh ketika ada pembangkangan terhadap hukum oleh suatu atau siapapun hanya satu caranya yaitu penertiban.
“Harus segera dilakukan penertiban, namun jangan sampai di lapangan (area PT SBJ) hukum itu mengatur aturan tapi aturanlah yang harus mengatur hukum,” katanya menegaskan.
Tokoh Banten yang akrab dipanggil Aka Buya ini meminta kepada pihak manajemen PT SBJ agar segera menghentikan dulu segala bentuk kegiatan apapun termasuk produksi emas yang dilakukan secara tertutup.
“Saya minta kalian (PT SBJ) mentaati hukum dan segera hentikan aktifitas eksploitasi di sana, sebab aktifitas tersebut ilegal, yang hanya akan berdampak buruk terhadap kehidupan warga sekitar dan warga kabupaten lebak,” tandasnya.
Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih melakukan konfirmasi kepada pihak yang terkait guna mendapat tanggapan dari pihak PT SBJ.
Jurnalis | Tim Polisinews














