Beredar video Penggerebekan Kios Kosmetik Jual Obat Type G, King Naga Minta Kepolisian Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 26 Desember 2024 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS| LEBAK. Peredaran obat jenis G  di Kabupaten Lebak, sembilan (9) titik sudah berlangsung lama. Namun Polres Lebak daan BNN Daerah tidak mengambil tindakan karena sudah meresahkan masyarakat. Rabu (25/12/2024).

Dorongan masyarakat dan sejumlah sosial kontrol di kabupaten Lebak, bahkan sejumlah media Nasional juga mempublikasikan terkait maraknya peredaran obat type (G) di Lebak, yang berkedok kios kosmetik.

Peredaran obat tersebut tergolong berani dan terbuka, karena ada pembiaran  oleh Aparat Kepolisian dan ada yang membekingi. Sehingga para penjual termasuk bandar merasa nyaman. Ketika awak media berupaya mempublikasikan kegiatan tersebut, tak jarang dirinya mendapat telpon nomer tak dikenal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun seiring berjalannya waktu, peredaran Obat jenis G aktif kembali. Terbukti pada bulan Desember 2024 ini saja, kios penjual obat type G sudah digerebeg oleh masyarakat, salahsatunya di daerah Kampung Lebak Sambel dan Jembatan dua Ciujung Kecamatan Rangkasbitung yang geruduk oleh masyarakat

Parahnya, kios yang baru-baru ini di geruduk sejumlah sosial kontrol berada di keramaian di area alun-alun kota Rangkasbitung, menurut PJS Ketua LSM GMBI Lebak, ini tergolong berani, kegiatan tersebut ada yang membekingi. Dan adanya pembiaran oleh Polres Lebang dav BNN daerah.

“Saya salut sama pengedar obat type G yang berani jualan di kios di tempat keramaian, kayaknya ada yang membekingi ini,”ujarnya.

“Selaku PJS Ketua LSM GMBI Lebak, saya merasa bertanggung jawab untuk memberantas peredaran obat karena saya tidak mau moral dan kesehatan generasi penerus, diracuni oleh para oknum biadab,”tegas Naga.

“Memang pemakai obat  ini, tidak ada sangsi pidana, sanksinya hanya direhab karena melanggar Undang-undang Kesehatan saja, tapi kan efek obat tersebut membuat bego dan bloon karena pemakaiannya tidak sesuai anjuran,”papar Naga.

Baca Juga:  Safari Ramadan di Jogja, Kapolri: Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Ulama, dan Masyarakat

“Lebih parah jika pemakai tertangkap, terlepas Urine nya positif atau tidak, mereka dipastikan dibawa aparat  untuk selanjutnya direhab, dan orangtua jadi korban harus menebus dengan angka yang fantastis, kalau orang tua punya duit.”keluh Naga.

“Sebagai bentuk pengabdian LSM GMBI Lebak kepada masyarakat, kami akan sisir semua titik peredaran kios obat type G dan saya akan laporkan ke pihak berwajib jika terbukti ada yang membekingi kegiatan tersebut dan saya akan berupaya mencari tau siapa bandarnya.”tutup Naga.

Jurnalis | Dani Saeputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana
Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad
Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?
Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Berita Terbaru