POLISI NEWS | LANGKAT. Kisah seorang lelaki setengah abad beliau hidup dan tinggal bersama anak dan istrinya, sebut saja Namanya Bang Wan.beliau sehari hari bekerja sebagai tukang Betor atau (becak motor ) ia tinggal disuatu Desa di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rabu 20 Desember 2023.
Bang Wan seorang pekerja keras dalam usahanya mencari rezeki ia tidak lupa terhadap tuhannya, dan beliau selalu bersyukur atas rezeki yang ia terima setiap harinya.
Dan tak jauh dari rumahnya ada seorang Nenek tua jompo hanya tinggal seorang diri tanpa didapingi sanak keluarganya,
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berfikir bagaimana sang nenek makan sementara ia sudah tua dan warga Desa dan kadus, Kades selalu memperhatikan sang nenek.
Bang Wan kerap singgah ketempat sang Nenek untuk memberinya Nasi yang di belinya dari Kota
Dan hal itu ia lakukan setiap harinya untuk memberi sang nenek makan dengan mengasingkan sedikit rezekinya untuk sang Nenek.
Pada suatu hari Bang Wan hendak pergi ke Suatu tempat sebut saja (Medan ) untuk menjemput anaknya.
Ia menaiki salah satu mobil bus, di dalam bus tersebut ada beberapa penumpang bersamanya.
Ia pun dalam perjalan itu tertidur dan seketika itu j mobil yang ia naiki mengalami kecelakaan patal dan penumpang bersamanya mengalami luka dan meninggal Dunia.
Masyarakat berkumpul dan menyelamatkan para penumpang yang dalam keadaan luka dan meninggal Dunia, namun tubuh Bang Wan tidak tersentuh serpihan kaca dan ringsek bodi bus yang ia tumpangi, bang wan pun keluar dalam keadaan selamat dan tidak terluka.
Bang Wan berfikir mengapa dirinya tidak luka dan selamat dari maut,
Dalam hatinya Allah bersamanya dan seketika itu ia berfikir andai kata aku tewas dan teluka berat siapa lah yang akan memberi makan sang nenek tua renta itu, ia meneteskan air matanya dan memohon kepada Allah agar diriinya tetap kuat dan selalu ingat pada orang yang sangat membutuhkan pertolongan.
Dengan kisah Bang Wan tersebut, kita dapat pelajaran yang sangat berharga, bantulah orang dengan iklas, dan jangan karena diri kita miskin maka lupa terhadap orang lebih miskin atas Kebesaran Allah SWT
terhadap hambanya bahwa Allah tidak tidur dan tetap menolong orang orang yang di kehendakinya.
Jurnalis | Muslim Yusuf















