POLISI NEWS | LEBAK. Kesungguhan PUPR kab Lebak Banten patut dipertanyakan lambat pembangunan jembatan gantung kampung Kasepuhan Citorek Bara. Sudah 2 tahun jembatan gantung bulm dibangun juga, Selasa, (20/6/2023).
Munurut Jaro Karjaya yang akrab disapa JK, “Jembatan gantung di kampung Citorek Barat sudah 2 tahun belum terealisasi oleh Dinas PUPR Lebak. Padahl sudah sempat di survai untuk dibangun. Dengan belum dibangun jembatan sudah banyak korban jatuh dari jembatan gantung. Ketika melewati jembatan terasa goyang goyang ini akibat besi yang rapuh sudah tidak layak digunakan. Masyarakat yang lewat terpaksa karena hanya satu satunya akses jalan menuju kampung Kasepuhan Citorek Barat dan Kasepuhan Cibeledug, “ujarnya.
Lanjut JK, “Menjadi pertanyaan masyarakat Citorek Barat bahwa jembatan gantung ini sudah di survai oleh Dinas PUPR Lebak Banten 21 Juli 2022 lalu. Hingga saat ini belum direalisasikan, “ujarnya.
Ketua ormas BPPKB DPAC kecamatan Muncang Andi putra mendesak kepada PUPR Lebak Banten, ini harus ditindaklanjuti ke kantor PUPR Lebak kita siapkan masa dari ormas BPPKB sekitar 300 ratus anggota. Dan harus kita sampaikan orasi terbuka didepan kantor PUPR Lebak Banten. Kalau ada kendala harusnya Dinas PUPR bicara secara transparan misalnya belum ada anggaran atau kuota terbatas, “tegasnya.
Sementara Kadis PUPR Provinsi Banten melalui via WhatsApp kepada wartawan Polisinews menerangkan, “Jembatan gantung kewenangan Kabupaten maka yang survei dari Kabupaten Lebak. Untuk kewenangan pembangunan jembatan gantung ada di Pemda Kabupaten atau Kota nanti kami bantu cek dan akan dikordinasikan ke PUPR Lebak, “pungkasnya.
Jurnalis | Dani Saeputra




















