POLISI NEWS | LLEBAK. Ormas Lapbas Indonesia Kabupaten Lebak dan Kecamatan Muncang Adakan Kerja Bhakti bersama masyarakat Kp Ciabtu dan Kp Negara RT 03 RW 04 desa Nayagati kecamatan Lewidamr yang merupakan poros desa pasir Erih kecamatan Muncang, Kab. Lebak Banten.
Alhamdulillah masyarakat antusias dengan adanya gotong royong, karena masyarakat ingin jalan ini bisa dilalui atau digunakan. Sudah lama jalan tersebut tidak bisa digunakan karena rusak parah apalagi kalau musim hujan licin. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintasi jalan tersebut. Dengan adanya kegiatan gotong royong masyarakat bisa menggunakan kembali jalur ini antara desa Pasir Erih desa Pasir Nangka dan Eesa Nayagati.
Pembangunan jalan murni dari swadaya masyarakat dari hasil iuran kolektif masyarakat dan para donatur dari grup Bandung dikordinir oleh H. Maman warga Kp Cibatu dan pengusaha yang ada di sekitar Cisimeut. Dana swadaya masyarakat ini bisa menjadi motivasi buat para pemerintah daerah maupun pusat
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Humas Lapbas Indonesia M Fadilah mengatakan, kami merasa bangga dan terharu terhadap masyarakat Kampung Cibatu, Kampun Nagara yang mau diajak memperbaiki jalan. Warga mau langsung turun ke jalan untuk memperbaiki jalan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat sektar. Pembangunan jalan yang dikerjakan oleh masyarakat tanpa gaji, ini murni swadaya dari masyarakat yang ikhlas. Semoga yang dilakukan oleh seluruh warga masyarakat ini menjadi amal kebaikan untuk kita semua, “ujarnya.
Lanjut, Peran donatur yang sudah memberikan bantuan untuk pembangunan jalan semoga Allah SWT balas dengan berlipat ganda, Aamiiin, “beber Fadil panggilan akrabnya.
Jalan yang sedang kerjakan sebagai penghubung antara desa Nayagati dan desa Pasir Erieh namun titik jalan rusak berada dilokasi desa Nayagati Kecamatan Lewidamar.
“Kami minta kepada pemerintah terkait desa maupun Dinas PUPR kabupaten Lebak Banten agar segera memikirkan untuk segera merialisasikan pembangunan jalan yang sedang dilakukan oleh masyarakat, “pungkasnya.
Jurnalis | Dani Saeputra















