POLISI NEWS | DELI SERDANG. Sejumlah Ibu ibu warga Desa Sidourip melakukan aksi demontrasi untuk menutup tambang galian C ilegal yang dapat merusak lingkungan dan jalan Desa Sidourip Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, Kamis, 18/5/2023.
Aksi yang dilakukan sejumlah warga adalah memberhentikan truk yang melintasi jalan benteng desa Sidourip.
Adapun lokasi galian C ilegal itu terletak di dusun 2, Desa Sidourip berbatasan dengan desa Aras kabu Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu diketahui dari beberapa supir yang menyebutkan galian C ilegal itu milik oknum beinial A.
“Ambil tanah dari galian milik oknum A,” kata salah satu supir yang truknya di hentikan warga.
Dalam aksinya warga meminta agar pihak desa dan kepolisian agar menutup galian C ilegal milik A karena dapat merusak jalan yang selama ini pembangunan dan perawatan jalannya mengunakan dana dari swadaya kelompok tani.
“Kami meminta kepada kepala desa dan perangkat desa untuk tidak memberikan akses jalan benteng desa sidourip karena perbaikan dan perawatan jalan tersebut dari dana swadaya kelompok tani agen padi, dan kami memohon kepada pihak kepolisian agar galian c ilegal tersebut segera ditutup,”ucap warga.
Lanjut warga, Kepala Desa Sidourip Giono tidak pernah mengundang kami, warga yang lahannya dilintasi truk melainkan hanya melakukan rapat internal saja yang hanya mengundang Sekdes, LKMD, DPD dan Kadus.
“Kami warga tidak pernah diikut sertakan dalam musyawarah padahal dana perbaikan jalan menggunakan dana swadaya kelompok tani,”terang salah satu warga.
Terpisah, beberapa warga mengatakan saat ini pihak aparat desa masih tidak memberikan respon positif untuk membela warganya karena diduga kepala desa dan aparat desa menerima upeti dari galian c ilegal tersebut sebesar 20 ribu per truk.
“Kepala desa tidak membela kami, ada dugaan kepala desa terima upeti 20 ribu per truk” ucap salah satu warga.
Saat di konfirmasi terkait aksi demo warga sidourip kepala desa sidourip mengatakan pihaknya sudah mengundang perwakilan warga yang melakukan aksi demontrasi dan pihak pengelola galian c di kantor desa.
Dalam pertemuan itu, warga tidak ingin adanya galian c apalagi melintasi jalan benteng sidourip karena dapat merusak jalan dan membuat jalan berabh, Tetapi pihak pengelola galian c bersedia memperbaiki jalan yang nantinya rusak akibat truk yang mengambil tanah di galian c mereka”. ungkap kades sidorip.
Warga tetap menginginkan galian c itu ditutup, ya terserah warga”.kata kades lagi
Saat disinggung apakah ada upeti yang sudah diterimanya, Kades Sidorip membantah pernyataan warga itu.
“Nggak ada pak, nggak ada, saya nggak ada terima upeti itu, saya hanya memanggil warga dan pengelola galian C,” ucapnya
Saat di tanya kenapa tidak ditutup galian c tersebut, kepala desa sidourip terdiam dan hanya mengatakan saya serahkan pada warga,”tandasnya.
Jurnalis | Tim Polisi News















