POLISI NEWS | LEBAK. Dana Rapid test tahun 2022 di desa maraya diduga masuk kantong pribadi tidak ada kejelasan, (20/2/2023).
Saat di konfirmasi ketua BPD yang egan disebutkan namanya memberikankan. “bawaha pernah ada anggaran Rapid test jumlahnya Agraran yang sudah terseram kurang lebih Rp 65 enam puluh lima juta di pengajuan mah tapi rincian kurang hapal silahkan hubungi Bendahara keuangan, “ucapnya
Saat di Konfirmasi bendahara keuangan atas nama utom melalui via WhatsApp dirinya tidak menjawab pertanyaan dari awak media malah memblokir no wa wartawan
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut awak media mengomfirmasi kepada Kepala Sesa namun naas no wa awak media Polisi News diblokir olehnya, entah ada apakah Kepala Desa Maraya ini diduga alergi wartawan.
Yang bisa dihubungi hanya Sekdes yang biasa disapa Aka Carik mengatakan, “Bahwa benar ada anggaran di tahun 2022 Rapid Tes masuk ke desa Maraya yang belum jelas digunakan kemana kerna tidak mengetahui yang sebenarnya tapi benar ada itu bang, “terangnya.
“Selain aparatur pemerintah Desa Maraya warga yang tidak ingin disebutkan namanya di kampung Kumpay ikut komentari benar pa terkadang aneh di kepemrintahan desa Maraya ini karena terkadang tidak ada ketersnfaran jangan pun ke masyarakat seperti kami ini ke pihak pegawai desa pun jarang terbuka, “ujarnya warga kampung Kumpay
Jurnalis | Dani Saeputra















