POLSI NEWS | LEBAK. Pengguna jalan yang melintas di jalan poros desa penghubung Desa Cilayang ke Desa Curugbitung yang tepatnya di Kampung Bojong Desa Cilayang Kecamatan Curugbitung, sangat sulit dilalui, apalagi di musim penghujan seperti sekarang.
Aktivis lebak LSM Abdi Gema Perak (AGP), soroti terkait kondisi jalan yang begitu memperihatinkan. “Saya sebagai lembaga swadaya masyarakat, miris melihat jalan poros desa begitu parah, pemerintah nampak tidak peduli, dengan kodisi jalan seperti kubangan kerbau. Kami dari aktivis LSM AGP kabupaten Lebak, berharap kepada pemerintah baik tingkat desa/kabupaten harus segera ngambil tindakan jangan sampai ada pembiaran,”tegasnya.
Salah satu pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi rekan media di lokasi mengatakan, Ripuh pak, teu bisa diucapkan ku kata kata, pokonamah ripuh, “singkat pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tempat terpisah Ketua RT Santani sangat kecewa dengan dampak galian tanah merah yang mengakibatkan jalan hancur seperti sekarang ini, dulu sebelum ada galian tidak seperti sekarang,
“Masyarakat masih bisa bawa hasil bumi dari kebun dan ladang bisa pakai kendaraan roda dua, sekarang mah sulit. Apalagi kaum perempuan tidak ada yang berani melalui jalan rusak seperti ini,” terang Santani saat diminta keterangan lewat panggilan WhatsApp 18/02/23, saya selaku RT setempat tidak bisa berbuat apa apa cuma bisa pasrah,Segala upaya sudah saya tempuh,terus mana tanggung jawabnya,kalau sudah seperti ini, “ungkapnya.
“Harapan saya semoga pihak pemerintah bantu warga kami yang butuh akses,biar masyarakat bisa aktivitas seperti sebelumnya,”tutupnya.
Jurnalis | Dani Saeputra










