Sesjen Wantannas RI : Pimpin Rapat Perubahan Wantannas Jadi Wankamnas

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | JAKARTA. Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) RI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos, S.H, M.H, M.Tr Opsla memimpin rapat Revitalisasi Dewan Ketahanan Nasional, Rabu (14/9/2022).

“Perkembangan dan isu keamanan saat ini sudah mulai berubah. Yang tadinya terpusat pada perlindungan terhadap negara yang berkaitan dengan masalah kedaulatan dan mengedepankan militer, namun setelah perang dunia kedua, penjajahan dan penguasaan wilayah sudah tidak lazim lagi sehingga keamanan sudah terkonsentrasi pada masalah manusia (people center security), dan aktornya adalah non-militer,” ujar Sesjen Wantannas saat membuka acara di ruang Situation Room Lantai 5B, Kantor Setjen Wantannas.

“Saat ini keamanan sudah terorientasi pada state and human security, dan negara – negara lain memahami ini dan memahami persoalan – persoalan keamanan nasional ini dengan membentuk Dewan Keamanan Nasional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siapapun presiden yang terpilih di Indonesia, pasti akan memanggil Sesjen Wantannas untuk meminta penjelasan seperti apa situasi keamanan saat ini dan apa yang harus dikerjakan. Selanjutnya presiden akan merencanakan strategi keamanan selama memimpin.

Berbagai betuk sosialisasi perubahan Wantannas menjadi Wankamnas sudah banyak dilakukan mulai dari FGD, audiensi, serta koordinasi dengan kementerian dan lembaga.

Dalam acara yang sama, Sekretaris Pokja Revitalisasi Wantannas Kolonel Tek Dr. B.D.O Siagian, S.E., M.Si. (Han) mengatakan pentingnya negara membentuk National Securtiy Council (NSC).

“Di dunia ini, hampir tidak ada negara yang tidak punya NSC. Bahkan Timor Timur yang baru merdeka pun punya NSC. Artinya di semua negara, bisa dipastikan negara yang demokrasi dan maju pasti punya NSC karena dibutuhkan oleh sebuah negara demokrasi, agar pengambilan keputusan yang dilakukan oleh presiden tidak menjadi otoriter, tapi berdasarkan suatu diskusi yang melibatkan banyak pihak,” ujar Siagian.

Baca Juga:  Aliansi Media dan LSM Macan Blambangan Nusantara Serahkan Dana Sosial ke Masyarakat

Munculnya NSC karena adanya spectrum ancaman. Awalnya negara-negara menganggap yang bisa menghancurkan negara adalah hanya militer. NSC terbentuk berawal dari serangan dadakan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang terhadap Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat yang tengah berlabuh di Pangkalan AL Pearl Harbor, Hawaii, pada hari Minggu pagi, 7 Desember 1941.

Pada saat itu Presiden Amerika Serikat kesulitan berkoordinasi dan bersinergi serta tidak adanya sekretariat yang mengkaji secara mendalam sebuah persoalan yang bisa diputuskan bersama. Oleh sebab itu, dibentuklah sebuah council.

Pembahasan Revitalisasi Wantannas berlangsung selama dua hari hingga Kamis (15/9/2022) dan dihadiri oleh Ketua Penasehat Ahli Kapolri, Guru Besar Studi Keamanan Unpad dan Lembaga Swadaya Masyarakat.**

Jurnalis | Wantannas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Upah Rendah dan Modal Minim, Petani Rumput Laut Alasmalang Sumenep Jerit Bantuan
Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Menteri, Pejabat Tinggi Negara, dan Kapolri Baru
Resmi Dilantik Jadi Kapolri, POLISINEWS Menagih Komitmen Tegas Komjen Suyudi Ario Seto
Presiden Prabowo Akan Lantik Komjen pol Suyudi Menjadi Kapolri
Gelar Rakernas, GPPN Doakan Kapolri Sigit Prabowo Tetap Kuat Jalankan Amanah
Sentil Kualitas Internet, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo Tuntut 5G Murah dan Merata dalam 3 Tahun
Sarat Risiko Keselamatan, Praktik Tiket Non-Seat Pelni Sorong Menuai Kecaman
KKB Mulai Turun Gunung: Kesadaran Hakiki atau Sekadar Taktik Pragmatis?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Upah Rendah dan Modal Minim, Petani Rumput Laut Alasmalang Sumenep Jerit Bantuan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Menteri, Pejabat Tinggi Negara, dan Kapolri Baru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Resmi Dilantik Jadi Kapolri, POLISINEWS Menagih Komitmen Tegas Komjen Suyudi Ario Seto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Presiden Prabowo Akan Lantik Komjen pol Suyudi Menjadi Kapolri

Rabu, 30 September 2026 - 17:17 WIB

Gelar Rakernas, GPPN Doakan Kapolri Sigit Prabowo Tetap Kuat Jalankan Amanah

Berita Terbaru