Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono : Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme

- Jurnalis

Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | JAKARTA. Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan, khususnya tingkat Perguruan Tinggi harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan, terutama yang ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah. Paham dan gerakan tersebut adalah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Menurutnya, berdasarkan catatan Global Terrorism Index 2022 menyebut bahwa sepanjang tahun 2021, terdapat 5.226 aksi terorisme di seluruh dunia. Korban meninggal dunia yang berjatuhan akibat aksi tersebut mencapai 7.142 jiwa.

“Tidak sedikit dari jumlah tersebut adalah anak-anak, perempuan, dan golongan usia renta; hal ini menunjukkan bahwa terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, bukan gerakan keagamaan,” kata Gatot dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/8/2022).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Indonesia, kata Gatot, data yang dimiliki oleh Densus 88 terkait aksi terorisme dan penangkapan terhadap pelakunya juga menunjukkan angka yang tinggi. Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari penyebaran paham dan gerakan radikalisme dan intoleransi yang utamanya, menyasar kalangan anak-anak muda, termasuk dengan masuk ke wilayah pendidikan.

“Dalam lima tahun terakhir ini saja, dunia pendidikan kita, khususnya kampus, masih menjadi incaran utama kelompok radikal-terorisme,” katanya.

Jenderal bintang tiga ini menjelaskan, proses infiltrasi paham dan gerakan radikal dan ekstremisme masuk dengan berbagai cara, mulai dari menyusup di kegiatan-kegiatan keagamaan (CISForm, 2018), masjid-masjid kampus (INFID, 2018), dan persebaran buku-buku (PPIM, 2018).

Pola penyebarannya pun tidak lagi dilakukan hanya melalui medium dakwah dan forum-forum halaqah, tetapi sudah merambah ke media sosial (cyber space) dan jalur-jalur pertemanan.

“Hasilnya, sebagaimana dilaporkan PPIM (2020), 24,89% mahasiswa Indonesia terindikasi memiliki sikap intoleran. Dari sumber lain, Alvara Research (2020) melaporkan bahwa 23,4% mahasiswa dan pelajar Indonesia mengaku anti-Pancasila dan malah pro-khilafah. Data-data ini tentu mengkhawatirkan, tetapi bukan berarti tidak bisa kita kalahkan,” katanya.

Sel Tidur

Sebagai pintu terakhir sebelum menggumpal menjadi terorisme, radikalisme adalah sikap atau mental yang menyetujui dan mendukung penggunaan aksi-aksi kekerasan untuk mencapai suatu tujuan.

Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. secara lebih spesifik menjelaskan bahwa seseorang dapat dicurigai terjangkit radikalisme apabila menunjukkan bentuk-bentuk aksi seperti mengapresiasi aksi terorisme, tidak mengecam aksi terorisme, menunjukkan dukungan melalui unggahan di media sosial, mencurigai aksi teror sebagai rekayasa, dan sebagainya.

“Jika sikap dan pemahaman ini tidak segera diintervensi, sangat mungkin seseorang yang sudah radikal menjadi teroris. Yang bersangkutan bukan lagi mendukung dan menyetujui aksi-aksi kekerasan, tetapi sudah terlibat langsung dengan menjadi pelaku atau eksekutor aksi-aksi kekerasan tersebut,” ujar Gatot.

Hal yang harus dipahami bersama, lanjut Gatot, radikalisme terjadi secara bertahap dan dengan kadar yang berbeda-beda pula. Umumnya, radikalisme bermula dari intoleransi, yakni sebuah pemahaman dan sikap yang menolak keberadaan kelompok lain; risih dengan perbedaan.

“Itu sebabnya, tidak sedikit pakar dan pengamat yang menyebut radikalisme ibarat sel tidur yang sewaktu-waktu dapat tergerak untuk melakukan aksi-aksi anarkis,” katanya.

Baca Juga:  HUT Lantas ke-67, Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 Polda

Lima Sebab

Ia pun memaparkan ada lima sebab kenapa anak-anak muda tertarik pada narasi atau bahkan gerakan intoleran dan radikal. Pertama, mereka sedang mencari identitas diri. Studi yang dilakukan oleh The United States Institute of Peace pada 2010 menunjukkan bahwa 2.032 militan asing jaringan Alqaeda berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar; mereka adalah orang-orang yang sedang mengembara untuk menemukan jati dirinya.

Kedua, mereka membutuhkan perasaan kebersamaan. Kelompok teroris pandai memanfaatkan para remaja yang sedang resah terhadap kondisi emosionalnya. Mereka ingin mencari kebersamaan yang kadang tidak mereka dapatkan dari keluarganya.

Ketiga, mereka ingin memperbaiki apa yang dianggap mencederai rasa keadilan. Para remaja ini memiliki semangat yang menggebu-gebu dan idealisme yang tinggi untuk melakukan perubahan, hal inilah yang juga dimanfaatkan oleh kelompok teroris.

Keempat, mereka sedang membangun citra diri. Kelompok remaja sangat ingin terlihat menonjol atau eksis, karenanya mereka cenderung tidak segan untuk melakukan berbagai cara untuk tampil impresif, termasuk di antaranya adalah dengan menjadi bagian dari kelompok dan gerakan ekstremis.

Kelima, mereka memiliki akses yang luas untuk berinteraksi dengan siapa pun di dunia maya, termasuk dengan kelompok radikal. Persinggungan di dunia maya inilah yang kerap menjadi permulaan bagi kalangan muda untuk bergabung dengan kelompok teroris.

“Khusus pada poin terakhir, banyak kalangan yang menyebut media sosial telah membuat kalangan anak-anak muda semakin rentan, terutama –sebagaimana dikemukakan dalam temuan Wahid Foundation (2017)—karena kalangan muda lebih senang belajar agama dari media sosial, dengan ustaz/ah yang belum tentu terjamin kualitas keilmuan dan akhlaknya,” katanya.

Melawan dengan Kebersamaan

Gatot mengatakan, penanggulangan bahaya radikalisme dan terorisme di kalangan perguruan tinggi harus diprioritaskan, selain karena hal ini merupakan bagian dari tiga dosa besar di dunia pendidikan yang sedang gencar dihilangkan oleh pemerintah, radikalisme dan terorisme juga berpotensi besar menghancurkan bukan saja negara, tetapi kemanusiaan dan peradaban kita.

Untuk itu, Polri serius membangun kerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia untuk melawan segala bentuk ajaran dan gerakan kekerasan. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kesiapsiagaan nasional, masifikasi program kontra-ideologi, deradikalisasi, netralisasi media, serta netralisasi situasi.

“Pihak kampus pun harus lebih aktif menjadi, meminjam istilah Kadensus 88, kampus inklusi anti-intoleransi. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan pertama, membuka lebih banyak ruang perjumpaan di dalam kampus; tak boleh ada organisasi mahasiswa yang bersifat eksklusif. Kampus juga harus tegas soal regulasi anti-radikalisme di internal masing-masing. Hal ini diwujudkan salah satunya dengan kesepakatan bersama untuk selalu patuh dan menjunjung tinggi empat komitmen dasar negara, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Kampus juga harus selalu memastikan materi pembelajaran mengandung pandangan keagamaan moderat dan bernuansa wawasan kebangsaan,” katanya.

“Hanya dengan komitmen dan kebersamaan, kita dapat bersama-sama mengalahkan paham dan gerakan kekerasan,” katanya mengakhiri.

Jurnalis | Samsuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana
Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad
Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?
Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Berita Terbaru

Kabar Polres

Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti Sabu, Ekstasi, dan Ganj

Kamis, 24 Sep 2026 - 09:59 WIB

Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To Findslot gacoraloha4daloha4daloha4dBrivifyjuliet4d loginjuliet4djuliet4d linkjuliet4d loginbima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibima88dinamika multiplier tempoevaluasi ritme interaktifevaluasi rtp bonushierarki payline adaptifobservasi ritme scatterobservasi timing simbolpemetaan formasi visualpemodelan gerak bonussinkronisasi reel dinamisstrategi putaran adaptifadaptasi ritme reelanalisis varians dinamisevaluasi volatilitas multiplierkorelasi rtp hit ratemodel probabilitas acakobservasi waktu bonuspemetaan fase scatterstudi frekuensi simbolstudi rantai multiplierteknik manual fase bonusarsitektur formasi simboldinamika ritme putaraneksplorasi jalur visualevaluasi timing multiplierfluktuasi tempo strategisobservasi momentum scatterobservasi sekuens objektifpreferensi tematik zodiakstrategi observasi tempotransformasi reel dinamisharga perak kembali bergairah pasar membaca arah pergerakan baruemas bergerak di zona sensitif investor menanti sinyal baru jadwal padat persib jadi sorotan igor tolic bicara tantangan beratsemifinal asian games memanas indonesia siapkan kekuatan terbaik hadapi chinavivo x500 series hadir dengan gebrakan baru pro max jadi varian tertinggibahlil tawarkan potensi besar indonesia untuk investasi data centershio babi memasuki momentum baru peluang rezeki mulai terbukaretinol sandwich viral metode perawatan kulit ini banyak dibicarakanorangutan kalimantan kembali jadi sorotan setelah habitatnya terancamartisan bread makes a comeback as sourdough leads bakery trendsharissa chicken naik daun cita rasa afrika utara makin populerdumpling lasagna viral comfort food unik yang mudah dibuatdiet keto kembali jadi sorotan riset baru ungkap efeknyaoneplus n6 lite resmi baterai 7000 mah dan standar militersara wijayanto gugat cerai demian setelah 12 tahun menikah6 pemain premier league 2026 27 belum maksimalsuper flu pada anak alasan lebih rentan dan cara melindunginyaadobe premiere android resmi gratis ekspor video 4k tanpa watermarkindonesia favorit grup apemain inggris absenhonda stylo 160 warna barubrabus bodo 986bhp v12badminton tambah medali indonesiachina mulai rem euphoria robot humanoidadobe premiere hadir di androidlulusan berebut program magangexobot membuka ambisi baru arab saudibriptu mf dipecat terjerat kasus sabuhuawei hadapi siding besar di asbedah robotik makin presisileopard print dari mini skirt hingga syalkuku mudah rapuh menjaga kesehatannyapote misi tim dokterruntuhnya feodalisme sejarah eropagabin ice cream dessertcoconut macaroons camilan kelapamala fever sweeps korea as sichuanmelissani cave revealsaesthetic picnics turn simplewhy boredom can help youlithuania moves to lift nuclear weaponsperfume trends feature warmanimasi pergerakan layarantarmuka navigasi visualbias kognitif keacakandurasi fokus keputusanmultiplier mekanisme hitungrng ritme acakrtp performa teoretissimbol berulang polatempo persepsi putaranvolatilitas rentang hasilefek suara intensitasingatan ekspektasi putarankecepatan interaksi putaranmekanisme freespin digitalmekanisme multiplier bertingkatnyaris berhasil emosiprobabilitas variasi putaranrandomness pola putaransimbol khusus perhatianstruktur fitur interaktifanalisis fase perkaliananalisis lonjakan returnidentifikasi tempo returnindikator scatter beruntunkorelasi frekuensi temporalmodel frekuensi putaranmodel variasi wakturiset interval returnsimulasi lonjakan statistikvalidasi stabilitas returnasian games 2026 evaluasi medali indonesia kejar target emasluka modric buktikan kualitas di ac milanfind x10 dan find x10 e resmi bawa kamera periskopaxel matthew thomas resmi menikah cicilia goldasean sharaf mengejutkan ufc 331 dengan kemenangan ko cepatsanksi as batalkan penerbangan iran ke irak omanwork from cafe kian populer pilihan bekerja modern3 zodiak beruntung oktober 2026 ada libraadobe premiere android free video editing app activision takes control of new halo game development after xbox studio changeslouvre museum incident near mona lisachina 18 pro gets 7 million pre ordersdesain tombol navigasi interaksifrekuensi simbol sampel pendekhasil beruntun keputusan pemainmultiplier nilai simbolpengalaman singkat membentuk ekspektasiprobabilitas teoretis pengalaman aktualrtp data ekspektasi pemainsistem acak riwayat putarantransformasi simbol mekanisme permainanvolatilitas variasi durasi sesianimasi ritme permainanantarmuka informasi permainanhasil acak persepsi polamekanisme fitur bonusprobabilitas variasi sesirng putaran independenrtp distribusi jangka panjangsimbol berjenjang nilai pengalivolatilitas karakter permainanwarna cerah arah perhatianKerja di Manufaktur Masa KiniWaktu di Lini Produksi ModernPotret Industri Masa KiniPerubahan Waktu ProduksiTelaah Kritis di Era DigitalRobotik terhadap Jam Kerja ModernRobot Mengubah Rasio WaktuTenaga di Industri Masa KiniWaktu Kerja di Era Robotikterhadap Daya Saing Industrianalitik volatilitas reeldisiplin modal timingindikator rtp livekerangka bonus adaptifmodel dinamika spinpola harian adaptifritme scatter adaptifsiklus multiplier performasinyal tren kemenangantiming freespin visualdinamika sinyal hasildistribusi hasil putarankondisi dinamis dan variansipola tidak stabil periodikritme modal dan variansistruktur acak dan momentumtempo dan peluang hasilvariansi dan distribusi hasilvariasi imbalan berbasis datadinamika reel ekstremanalisis frekuensi putarandinamika momentum putaranevaluasi variansi dan risikokontrol modal dan tempoobservasi momentum dan risikopendekatan probabilitas permainanpengaturan tempo putaranperubahan pola permainanstabilitas pengelolaan saldotiming dan kontrol taruhan