POLISI NEWS.com | LANGKAT. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan penggeledahan maraton di enam lokasi jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, Rabu (8/7/2026).
Aksi penyidikan terkait kasus korupsi yang menjerat Bupati Langkat SAF ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga menjelang sore dengan pengawalan ketat Sat Brimob Polda Sumut.
Lokasi yang digeledah meliputi Kantor Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Disperkim, Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta rumah dinas bupati. Di Kantor Dinas Pendidikan, petugas keluar sekitar pukul 13.00 WIB membawa tiga koper dan satu kotak berisi dokumen setelah pemeriksaan tertutup selama empat jam. Dua unit Toyota Kijang Innova bernomor polisi BK 1539 AGM dan BK 1302 AFD terpantau digunakan tim penyidik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Ilhamsyah Bangun, membenarkan penggeledahan berkaitan dengan 80 paket proyek yang telah masuk dalam dakwaan. “KPK datang untuk melengkapi bukti-bukti. Kami tidak tahu substansi rincinya karena ada rangkaian acara hukum, tapi kaitannya ke sana,” ujar Ilham usai diperiksa. Ia menambahkan bahwa kedatangan KPK dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai temuan baru. Petugas juga membatasi akses media di seluruh titik penggeledahan untuk menjaga kerahasiaan penyelidikan. Pengembangan kasus ini difokuskan pada penguatan barang bukti fisik dan dokumen administratif di berbagai dinas teknis.
• Muslim Yusuf














