Kwarda Pramuka Jabar Resmikan Jembatan Gantung Kalirahayu Losari

- Jurnalis

Kamis, 11 November 2021 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISISI NEWS | KAB. CIREBON. Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Barat, meresmikan jembatan gantung di Desa Kalirahayu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Kamis (11/11/2021). Jembatan yang melintang di atas Sungai Cisanggarung itu menjadi penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Peresmian tersebut dihadiri langsung Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya (istri dari Gubernur Jawa Barat) dan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag.

Atalia mengatakan, jembatan ini sebagai bentuk pengabdian Gerakan Pramuka kepada masyarakat. Jembatan Gantung ini menghubungkan antara Jawa Barat (Kabupaten Cirebon) dengan Jawa Tengah (Kabupaten Brebes).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, lanjut Atalia, masyarakat di sekitar jembatan gantung kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, sosial, hingga pendidikan.

“Selama ini, masyarakat harus menggunakan perahu untuk menyeberang. Adanya jembatan ini sangat memudahkan, hanya memakan waktu lima menit,” kata Atalia.

Atalia mengatakan, sebelum ada jembatan gantung itu, warga yang ingin melewati sungai harus melintasi jembatan besar, namun jaraknya cukup jauh.

Saat hujan mengguyur wilayah Kecamatan Losari, tinggi muka air Sungai Cisanggarung kerap meningkat dan membahayakan bagi masyarakat sekitar yang melewati sungai berhulu di Kuningan itu.

“Pembangunan jembatan ini memakan waktu tiga minggu saja. Saya lihat, warga sangat terkesan dengan adanya jembatan ini,” katanya.

Atalia menambahkan, pembangunan jembatan ini dilakukan atas kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Vertical Rescue, dan Kwarda Pramuka Jawa Barat. “Kekuatan jembatan ini juga akan terus dipantau. Tetapi saya lihat ini sangat kokoh,” katanya.

Bupati Cirebon mengatakan, Gerakan Pramuka sangat membantu masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19. Hal tersebut harus diapresiasi oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Camat Batu Ceper Selalu Menghindar Ketika Ditemui Wartawan, Ada Apa ?

Jembatan gantung ini, kata Imron, memudahkan masyarakat dari dua daerah untuk beraktivitas. “Masyarakat diminta berpartisipasi, menjaga jembatan gantung ini,” katanya.

Jurnalis | Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia
Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029
Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir
Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon
Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih
FRIC Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Polri dan Pengawal Keadilan
Praktisi Hukum Kecam Aksi Koboi Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
Wujudkan Solidaritas, PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor Galang Bantuan Korban Gempa NTT
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 06:57 WIB

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:40 WIB

Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon

Minggu, 13 September 2026 - 11:36 WIB

Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih

Berita Terbaru