Seorang Anak Usia Di Bawah Umur Di Cabuli Lebih Kakak Ipar Sebanyak 10 Kali di Kamar Mandi

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | SUKABUMI. Sorang anak di bawah umur inisial A, telah jadi korban pencabulan kakak ipar sendiri yang bernama Peri, warga Kampung Cikepok RT 029/006 Desa Panumbangan Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat Rabu. (8/1/2025)

Kejadian pada tahun (2023), dan terakhir pada hari Senin, 7 Oktober 2024. Sekira pukul 14.00 WIB.

Waktu diwawancara oleh awak media Inisial (A), menerangkan, “Awal pertama kejadian saya lagi cuci piring di kamar mandi, lalu masuk kakak ipar saya (Peri red) ke dalam kamar mandi dan mengajak saya melakukan hubungan intim, saya diancam.”

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau  kamu bilang sama keluarga nanti saya bunuh, Saya melakukan hal itu lebih dari 10 kali, saya di cabuli Di kamar mandi di Ruang Tengah sama di kamar, waktu tidak ada siapa-siapa dirumah nenek, “ungkap A kepada awak media.

Di tempat terpisah, ” Kami selaku pihak keluarga korban sudah melaporkan ke Polres Sukabumi, Jawa Barat. Pada hari Senin tanggal 14 Oktober 2024. Namun hingga saat ini Belum juga ada tindak lanjut dari pihak tersebut, dan juga belum ada tindakan Kepada pelaku, kami dari pihak korban meminta bantuannya kepada awak media dan Berbagai LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) LKPK PANRI, LSM Arak Banten untuk membantu kami, karena kami tidak terima anak kami inisial (A), sudah di lecehkan dan di ancam oleh saudara (Peri), “ujar Iyus selaku tokoh masyarakat kokolot lembur kampung setempat.

Lanjut Iyus, Sedangkan si pelaku santai-santai saja dan bekerja di bandung seolah-olah Tidak ada msalah apa-apa Paparnya

“Kalau hal ini dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi kembali hal demikian, juga khawatir hal itu dilakukan pergi ke orang lain, bukan hanya keluarga kami aja yang jadi korban tapi bisa jadi kepada keluarga lain, “tambahnya.

Baca Juga:  H. Asep Romy Romaya Anggota DPR RI periode 2024-2029, melaksanakan Tasyakur bin Ni'mah

Maka dengan adanya Aduan-aduan tersebut daripada warga Masyarakat Kecamatan Jampang Tengah ini, kami meminta Kepada Pihak APH (Aparat Penegak Hukum) baik Polres Sukabumi Maupun Polda Jawa Barat untuk segera menindaklanjuti hal ni dan memanggil pelaku.

Jurnalis | M. Juhri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana
Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad
Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?
Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo: Pilot Tewas Dianiaya, 7 Penumpang Selamat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Berita Terbaru