Mas Ganjar Merayakan May Day dengan Cara Mendatangi Rumah Susun

- Jurnalis

Minggu, 2 Mei 2021 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | SEMARANG. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut berbaur dengan buruh saat merayakan hari buruh internasional atau May Day, Sabtu (1/5). Bukan untuk berdemonstrasi, Ganjar merayakan May Day dengan cara mendatangi sejumlah rumah susun (rusun) yang dihuni buruh untuk membagi-bagikan paket sembako.

Setidaknya ada dua rusun yang dikunjungi Ganjar di Kota Semarang, yakni rusun Pekunden belakang Balai Kota Semarang dan rusun Bandarharjo di Kecamatan Semarang Utara. Di tempat itu, Ganjar membagi-bagikan paket sembako berisi beras, minyak, mie instan, teh, gula, snack lebaran dan lainnya. Selain itu, ada pula ikan segar yang dibeli khusus untuk para buruh itu.

Beberapa paket bahkan diantar langsung oleh Ganjar ke dalam bilik rusun buruh itu. Ia rela menaiki tangga hingga lima lantai untuk menyapa para buruh dan memberikan paket sembako. Ia tak canggung masuk ke bilik rusun buruh dan ngobrol bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehat bu, kok ndak pada kerja. Oh libur hari buruh to. Kok nggak demo?” sapa Ganjar pada para buruh itu.

“Enggak pak, lagi Covid. Mending di rumah saja daripada demo,” celetuk salah satu buruh.

Ganjar pun ngobrol santai dengan para buruh yang menempati rusun-rusun tersebut. Sejumlah masukan ia terima, termasuk aduan tentang banyak buruh yang mendapatkan PHK.

“Iya, May Day ini saya sengaja nengok rusun di Kota Semarang, karena para penghuninya banyak yang buruh. Sehingga dalam perayaan hari buruh ini, kami mencoba membantu untuk menunjukkan perhatian kita pada mereka,” kata Ganjar.

Ganjar berharap buruh di Jawa Tengah tetap memiliki semangat. Meskipun situasi pandemi belum bagus, namun mereka diharapkan tidak kehilangan spirit untuk terus berkembang.

Baca Juga:  Joseph Luntungan Tunggu Itikad Baik dari Pihak PT MSM/PT TTN Atas Lahan yang Belum Terbayar

“Terus semangat, karena Covid-19 tidak boleh membuat kita kalah,” tegasnya.

Ganjar juga mengatakan, sejumlah persoalan buruh akan segera dituntaskan. Mereka-mereka yang terkena PHK selama pandemi, diminta didata dan diberikan pelatihan.

“Ini saya bawa Kepala Dinas Tenaga Kerja, jadi langsung bisa ditindaklanjuti. Umpama tadi ada masukan banyak korban PHK, saya minta didata, dilatih sesuai keterampilan mereka. Kalau perlu peralatan nanti kita sumbang, sehingga kalau mereka tidak bisa bekerja di tempat formal, mereka bisa mandiri dan jadi enterpreneur sendiri,” pungkasnya.

Salah satu buruh yang rusunnya didatangi Ganjar, Erika,39 mengatakan tak menyangka Ganjar mau datang ke bilik rusunnya. Bahkan, Ganjar datang dengan membawa bantuan paket sembako.

“Ndak pernah kepikiran didatangi pak Ganjar. Alhamdulillah, sudah lama pengen ketemu. Ini didatangi dan dikasih bantuan juga. Senang sekali,” ujar buruh pabrik di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas ini.

Erika mengatakan, cara Ganjar memperingati hari buruh dengan mendatangi buruh di rusun dan memberikan bantuan patut dicontoh. Itu merupakan bentuk perhatian nyata dari pemerintah.

“Jadi ndak usah demo, kita pengen yang tenang. Soalnya ini masih Covid-19, takutnya kalau demo malah ketularan. Ini masih rawan, mending di rumah saja,” ujarnya.

Tim Liputan | Muhamam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
🔹 Meluruskan Narasi: Ibu Tunggal Berjuang Nafkahi Anak, Bisnis Pribadi Bukan Urusan PPWI
Sedekah Bumi Kadongdong Kidul Dimeriahkan Wayang Kulit “Cungkring Jadi Raja”
Media Center dan APH Papua Barat Daya Perkuat Sinergi, Tegasakan Independensi Pers Tetap Utama
Bupati Tapteng Serah Terima Dandim 0211/TT, Fokuskan Sinergi Pemulihan Pascabencana
FERADI WPI dan STIH Litigasi Tanda Tangan MoU, Cetak Advokat Berintegritas Lewat PKPA & UPA
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:24 WIB

Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa

Senin, 27 Juli 2026 - 08:22 WIB

Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:10 WIB

🔹 Meluruskan Narasi: Ibu Tunggal Berjuang Nafkahi Anak, Bisnis Pribadi Bukan Urusan PPWI

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sedekah Bumi Kadongdong Kidul Dimeriahkan Wayang Kulit “Cungkring Jadi Raja”

Berita Terbaru