49 UMKM Korban Banjir Bandang di Tapteng Dapat Bantuan, Wabup: Jangan Dijual!

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS|TAPTENG. Sebanyak 49 pelaku UMKM yang terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah menerima bantuan peralatan usaha dari Pemprov Sumut dan Pemkab Tapteng. Bantuan diserahkan di Aula Dinas Kesehatan Tapteng, Jumat (31/7/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut untuk mempercepat pemulihan ekonomi rakyat pascabencana. Bencana hidrometeorologi sebelumnya telah merusak peralatan, menghilangkan bahan baku, hingga menghentikan operasional usaha warga.

Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi yang hadir mewakili Bupati Masinton Pasaribu, SH., MH., menegaskan UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Ketika UMKM kesulitan, kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi juga terdampak. Pemerintah tidak boleh diam,” tegas Mahmud.

Wabup mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan untuk operasional usaha dan tidak diperjualbelikan. Meski belum menutupi seluruh kerugian, bantuan ini diharapkan menjadi modal awal dan penyemangat untuk bangkit kembali.

Ia juga meminta Dinas Koperasi dan UKM untuk terus melakukan pendampingan, pengawasan, serta pembinaan mulai dari pelatihan, permodalan, hingga pemasaran, dan memastikan penyaluran bebas dari pungli.

Rincian Bantuan:

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis, S.Sos., M.AP., menjelaskan bantuan disebar di lima kecamatan terdampak. Rinciannya: Kecamatan Sarudik 10 penerima, Pandan 10, Tukka 10, Badiri 10, dan Barus 9 penerima.

Total 49 unit barang yang disalurkan berupa 4 unit kompor dua tungku, 12 unit kompor satu tungku, 4 unit blender, 5 unit mixer, dan 24 unit hand mixer.

Turut hadir Forkopimda Tapteng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Basyri Nasution, Staf Ahli Wirdan Pasaribu, Inspektur Kabupaten, Kadis PMD, perwakilan BPBD, para camat, serta para penerima manfaat.

Baca Juga:  Kuwu Cikalahang Turun Tangan Awasi Proyek Irigasi BBWS Rp195 Juta di Dukupuntang

• Makkinullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hadiri Pelantikan Angkatan XXXIII Matauli Pandan, Wabup Tapteng: Jauhi Narkoba, Judol dan Bullying!
Sejarah Baru, Upacara HUT RI ke-81 Kecamatan Depok Digelar di Lapangan Desa Warukawung
Desak Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Kerja 24 Jam untuk Sabo Dam Tukka
Supervisi Pusat Tinjau Sabo Dam Tapteng, Bupati Masinton: Hentikan Kecemasan Warga Banjir
Sidak Kost Mesum dan Warung Miras, Lurah Adiarsa Timur: Tidak Ada Tempat untuk Pelanggar Hukum!
Sepeda Motor Honda Beat Digondol Maling di Depan Warung Madura, Polresta Denpasar Selidiki CCTV Sekitar
Jalan Hancur di Teluknaga Akhirnya Mulus, Warga Sukasari: Terima Kasih Pak Dewan Ubay
Diduga Langgar UU Desa, Ratusan Warga Karang Rejo Desak Plt Bupati Tegas Pada Kades yang Rangkap Jabatan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:04 WIB

49 UMKM Korban Banjir Bandang di Tapteng Dapat Bantuan, Wabup: Jangan Dijual!

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Hadiri Pelantikan Angkatan XXXIII Matauli Pandan, Wabup Tapteng: Jauhi Narkoba, Judol dan Bullying!

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Sejarah Baru, Upacara HUT RI ke-81 Kecamatan Depok Digelar di Lapangan Desa Warukawung

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:55 WIB

Desak Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Kerja 24 Jam untuk Sabo Dam Tukka

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:20 WIB

Supervisi Pusat Tinjau Sabo Dam Tapteng, Bupati Masinton: Hentikan Kecemasan Warga Banjir

Berita Terbaru