POLISI NEWS | LEBAK. King Naga mendesak Ketua DPRD Kabupaten Lebak untuk menunjukkan sikap bijaksana dan terbuka terkait isu dugaan penculikan aktivis Uun yang disebut-sebut melibatkan kediamannya. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas berkembangnya spekulasi di masyarakat yang mengaitkan nama pejabat publik dengan peristiwa tersebut.
Menurut King Naga, etika kepemimpinan menuntut seorang pejabat untuk tidak menutup diri ketika namanya terseret dalam pemberitaan yang menjadi perhatian publik.
“Ketika nama seorang pejabat dikaitkan dengan suatu peristiwa, penting untuk bersikap terbuka dan memberikan penjelasan kepada publik sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar King Naga, Selasa (29/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara harus berjalan secara objektif, transparan, dan berbasis alat bukti sah. King Naga juga mengajak semua pihak untuk menghormati asas praduga tak bersalah serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum, tanpa melakukan penghakiman liar di media sosial atau ruang publik.
Tuntutan keterbukaan dari tokoh masyarakat ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik terhadap institusi legislatif daerah. Sikap responsif dan kooperatif dari Ketua DPRD dinilai krusial untuk meredam ketidakpastian informasi sekaligus memperkuat integritas jabatan di mata konstituen.
• Sarudin














