POLISI NEWS | LEBAK. Aksi moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak kembali menggelar aksi demonstrasi ke dua di kantor Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) provinsi Banten. Serang, KP3B pada Kamis (4/09/2025).
Dalam orasinya kelompok gerakan mahasiswa menyampaikan dugaan penyimpangan pada program bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada sejumlah sekolah SMA dan SMK penerima bantuan di kabupaten Lebak.
Hal itu disampaikan oleh ketua umum GAMMA Ahmad Hudori, dirinya mengungkap dugaan Penyimpangan program bantuan tidak mungkin hanya dilakukan kepala sekolah, pihaknya menilai penyimpangan diduga melibatkan oknum konsultan, pengawas dan Dindikbud Banten
“Penyimpangan yang diduga terjadi pada program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2025 tidak mungkin hanya dilakukan oleh kepala sekolah kami menduga ini masif melibatkan oknum konsultan, pengawasan hingga Dinas pendidikan itu sendiri.” Kata ketua umum GAMMA, Ahmad Hudori
lanjut dori, GAMMA selanjutnya akan segera merencanakan aksi demonstrasi di kantor Kemendikdasmen. Keputusan itu diambil GAMMA setelah ditemui Kepala bidang SMA saat aksi.
GAMMA menilai jika Dindikbud Banten bukan hanya diduga terlibat penyimpangan bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan namun mereka juga gagal serta lalai dalam urusan pengawasan dan pengamanan program sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat oleh kementerian
“Kawan-kawan dapat menilai bobroknya Dindikbud Banten, mereka menjawab pertanyaan GAMMA tidak mengacu pada pedoman pelaksanaan program bantuan dan terkesan cari aman.
Sehingga hal itu juga semakin meyakini kami, GAMMA untuk selanjutnya menyerukan hal ini pada tataran aksi demonstrasi di kantor Kemendikdasmen.” Tegas dori
Diketahui kabid SMA yang menemui masa aksi mengatakan jika Dindikbud telah turun ke lapangan bersama Kemendikdasmen
“Senin yang lalu sudah datang Kemendikdasmen untuk melakukan audit atau review yang adik-adik GAMMA sampaikan. Kami sedang menunggu tidak lanjut dari Itjen.” Terang Kabid SMA Dindikbud Banten saat menemui masa aksi
Jurnalis | M.Juhri




















