POLISI NEWS | LEBAK. Publik di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, menyoroti unggahan video di akun Tiktok @jaro.abu milik Kepala Desa Panggarangan, Jaro Abu. Video tersebut menampilkan kegiatan pembangunan jalan di wilayah desa, namun dinilai seolah menggiring opini buruk terhadap kehadiran media dan LSM yang lmelakukan pemantauan.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat alat berat dan truk tengah bekerja membuka akses jalan Desa. Namun narasi dan penyajian konten yang diunggah menimbulkan kesan bahwa kehadiran awak media maupun LSM tidak diharapkan, bahkan seolah mengganggu jalannya pembangunan. Kades abu sambil teriak teriak memanggil sekdes- carik- carik Ie Aya LSM yeh jeng wartawan aing teu bisa mere nanaon daeken yeh aing di taikin berita na ujarnya seolah menyinggung kepada wartawan tersebut dan LSM yang hendak meliput kegiatan proyek pembangunan jalan tersebut.
Sikap dan unggahan tersebut menuai kritik. Tokoh masyarakat menilai, sebagai pejabat publik, kepala desa seharusnya memberikan ruang terbuka bagi media dan LSM untuk melakukan fungsi kontrol sosial, bukan malah seakan membangun stigma negatif.
“Media dan LSM itu bagian dari mitra pemerintah, bukan musuh. Kalau sampai diarahkan opininya ke arah negatif, itu berbahaya karena bisa menyesatkan masyarakat,” ujar salah satu warga setempat yang dimintai tanggapan.
Sebagaimana diketahui, pembangunan jalan desa menggunakan anggaran negara yang wajib diawasi dan diberitakan demi keterbukaan informasi publik. Karena itu, keberadaan media dan LSM justru memperkuat prinsip transparansi.
Hingga berita ini diterbitkan, Jaro Abu belum memberikan keterangan resmi terkait maksud dari unggahan videonya di media sosial. Publik berharap pemerintah desa dapat lebih bijak menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan opini yang merugikan pihak lain, khususnya insan pers dan lembaga kontrol masyarakat.setelah beberapa jam kemudian kades abu menjawab melalui via WhatsApp, Tolong bang saya minta maaf
“Demi Allah murni kebodohan saya Gak ada maksud melecehkan mitra kerja semua, “paparnya
Ditempat terpisah king naga ketua LSM GMBI Distrik Lebak menyikapi ucapan kades yang diduga tak pantas di publik berkoar koar menyesatkan dan membuat narasi mengundang kegaduhan terhadap insan pers dan lembaga swadaya masyarakat atau (LSM) king naga tantang oknum kades panggarangan untuk audensi di kantor DPMD kabupaten Lebak mari kita buka bukaan di tempat terbuka. siapa yang borok dalam bekerja LSM kah atau kades kah tegas king naga pada hari kamis (04/08/ 2025).
Jurnalis | Hendri




















