POLISI NEWS | LANGKAT. Reskrim Polsek Pangkalan Brandan dan Personil Ringkus Ben War Pelaku diduga maling di salah satu sekolah SMP Islam Terpadu di Kecamatan Babalan Pelawi Utara Kabupaten Langkat, Sumatra Utara Minggu (10/8/2025, sekira pukul 12:00 WIB.
Kejadian Ahad. 06 juli 2025 sekira pukul 12:30 WIB, di salah satu sekolah SMP Islam Terpadu Adzakia Babalan Kelurahan Pelawi Utara Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat,Sumut.
Keterangan saksi melaporkan kepada Pelapor Supriadi bahwa Sekolah SMP Islam Terpadu Adzakia Babalan telah dibobol oleh pencuri mengetahui hal tersebut pelapor langsung ke sekolah dan mengecek dan ternyata jerejak ruang kantor sudah dirusak, setelah dilakukan pengecekan ternyata barang berupa 1 buah TV Merk Sharp ukuran 32 inch, 1 buah mesin babat portabel, 1 buah tabung gas 3 kg sudah hilang.
Atas kejadian tersebut sekolah pelapor merasa dirugikan sebesar Rp. 7.000.000, ( tujuh juta rupiah). Sehingga Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalan Brandan guna proses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku di NKRI.
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Amrizal Hasibuan, SH, MH, dengan adanya laporan Tindak pidana pencurian pasal 363 KUHP di sekolah SMP Islam Terpadu Adzakia Babalan Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Heri Nalom Opung Sunggu SH untuk melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
Dan selanjutnya kanit reskrim dan anggota opsnal melakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan dan hasil cek CCTV mengerucut ke seorang yg diduga pelaku tindak pidana pencurian pasal 363 KUHP atas nama BW sehingga dilakukan pencarian terhadap pelaku sedang berada di warung sedang duduk duduk di Jl. Bukit 1 depan kantor camat kec.sei lepan kabupaten langkat.
Kemudian Kanit reskrim serta anggota opsnal langsung menuju ke tempat tersebut dan melakukan penangkapan dan hasil interogasi bahwa benar pelaku yang melakukan tindak pidana pencurian pasal 363 KUHP.
Selanjutnya tersangka dibawa ke mapolsek pangkalan brandan beserta barang bukti untuk di proses hukum selanjutnya.
Jurnalis| Muslim Yusuf




















