POLISI NEWS | LANGKAT. .Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera. Rabu (28/5/2025). Sekira pukul 10: 00 Wib.
Adapun pembahasan dalam sosialisasi, menyangkut marak nya Penyalahgunaan Narkoba, penjual Narkoba, pemakai Narkoba di Sumatera Utara Langkat membuat berbagai instansi pemerintah terkait terus melakukan Pencegahan terhadap maraknya narkoba di seluruh Desa kelurahan.
Kepala Desa Sambirejo Jefri Wahyudi menyampaikan dan memperkenalkan anak buahnya PKK maupun perangkat Desa dan warga Desa Sambirejo dan turut dihadiri kepala Desa yang dekat yang juga pada acara sosialisasi Selasa ini kepada Petugas BNNK Langkat. Dalam menyampaikan Bahayanya Narkoba.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan awak Media di TKP Desa Sambirejo 28 Mei 2025. Rabu pagi pukul 10.00 WIB.
Berbicara tentang narkoba tidak akan ada habisnya dan Tokoh Petinggi RI pernah mengatakan bahwa negara Indonesia darurat narkoba. Jumlah pecandu kian hari makin meningkat, berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) sekitar ± 5 juta yang menggunakan narkoba. Jenis narkoba yang dikonsumsi pecandu di negara kita adalah shabu, ekstasi, ganja, kokain, dan lain-lai
Permasalahan-permasalahan yang timbul dalam penyalahgunaan narkoba yaitu daya rusak (merusak otak yang tidak ada jaminan sembuh), potensi pasar (penyalah-guna narkoba ± 5 juta), aparat terjerat (seluruh lapisan masyarakat terindikasi narkoba seperti Pejabat, Aparat TNI, Polri, BNN, Jaksa dan Hakim.
Kerugian jiwa dan materi ± 40 – 50 orang meninggal setiap hari, adanya dukungan modal, aksi narapidana masih mengendalikan peredaran dari dalam penjara, jaringan internasional, jaringan di lapas ada 60 jaringan narkoba yang dikendalikan oleh 22 Lapas. jalur yang digunakan adalah jalur laut dan pelabuhan tidak resmi dan diselundupkan melalui kapal barang, adanya indikasi proxy war (diindikasi kuat sebagai instrumen proxy war oleh negara-negara asing).
“Semoga hal itu dapat teratasi dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan ada perubahan kedepan dengan benar benar serius,” harap warga.
Di laut Narkoba Jaya? Badan Narkotika Nasional menyebutkan jalur laut menjadi pintu masuk narkoba paling dominan. Jalur yang melewati pelabuhan-pelabuhan resmi dan pelabuhan ilegal ini ditempuh karena semakin ketatnya pengawasan di Bandara.
Para pengedar menyelundupkan narkoba jenis shabu dengan berbagai cara, seperti membentuk kemasan menyerupai kemasan teh, melalui alat refleksi, membentuk kemasan susu dan mesin motor.
Apa sih Narkoba itu? Narkoba adalah zat-zat alami maupun kimiawi yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh baik secara oral (minum, hirup, hisap, sedot) maupun secara injeksi atau suntikan dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan dan perilaku seseorang. Adapun jenis-jenis narkoba, yaitu:
Ganja (Cannabis Sativa) menyebabkan penggunanya ingin makan terus serta membuat perasaan tenang,.
Shabu (Ampethamin) menyebabkan penggunanya kuat dan merasa kenyang.
Ecstasy jenis ini sering digunakan di tempat hiburan malam.
Tembakau Cap Gorilla membuat penggunanya berhalusinasi. Flakka membuat pengguna jadi seperti zombie.
( TIM POLISI NEWS )














