POLISI NEWS | KAB. HUMBANG HASUNDUTAN. Tim Investigasi Nasional Polisi News & Strategis News menyambangi desa Siunong Unong Julu, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatra Utara. Rabu, 15/01/2025.
Sekira pukul 09.15 WIB, kami sampai di desa tersebut, di kantor Desa baru penjaga desa 1 orang. Belum Ada perangkat desa Sekdes maupun Kades tersebut. Tim pun minta dipanggilkan Sekdes untuk datang menemui Tim. Namun Tim Investigasi kecewa karena Kades hingga pukul 10 siang, belum juga datang , dan dijawab ” pak kades sedang menjenguk yang Kemalangan, “ujar Sekdes pada kami.
Walaupun waktu sudah siang tak ada tampak perangkat desa yang datang. Kami cek kelengkapan umum sebuah kantor pemerintahan desa ternyata pada desa Siunong Unong tidak ada Poto gambar Presiden dan Wakil Presiden serta gambar lambang burung Garuda.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
‘Kami pertanyakan pada Sekdes dan dia menjawab belum siap, “katanya pada Tim Investigasi.
Sesuai dengan Undang Undang KIP No.14 tahun 2008 jelas tertera penjabarannya, masyarakat berhak mendapatkan Informasi baik LSM dan PERS dan dapat melaporkan sebagai sosial kontrol pada aparat penegak hukum.
Ketika kami menyerahkan dokumen Anggaran Dana Desa yang sudah terserap dari tahun 2020 sampai dengan 2024 dan menanyakan penyerapan, Sekdes bersikeras tidak mau menerima Data yang Tim berikan dengan mimik wajah angkuh dan sombong merasa dirinya benar dan bersih.
Seolah olah dengan adanya kunjungan Tim ke Desa Siunong Unong Julu itu menjadi alergi. Tim pun bergegas permisi balik kanan untuk meneruskan Investigasi.
Dalam perjalanan kami bertemu dengan Ketua LSM VOXY Kabupaten Humbang Hasundutan. Diceritakanlah tentang kejadian kami itu..dan mendapat tanggapan, ” Kami sebagai aktivis pemerhati kinerja ASN dan perangkat Desa di Kabupaten Humbang Hasundutan, akan melaporkan terkait dugaan penyalahgunaan ataupun penyelewengan Dana Desa tersebut ke Tidpikor Polres atau pun Dirkrimsus Tidpikor Polda Sumut di Medan. ucap nya pada Tim Investigasi dengan mimik wajah sangat geram.
Tim pun bergegas berangkat ke desa Tipang yang jarak nya agak jauh tapi masih satu kecamatan di Baktiraja. Sampai di desa Tipang ternyata Kades dan sejumlah perangkat desa sedang mengadakan musrembang dengan tokoh tokoh masyarakat dan yang mewakili. Tim Investigasi dapat menemui Kades kurang lebih nya jam 14.10 WIB. dan Tim pun diterima dengan baik oleh Kades dan jajarannya .Walaupun Tim menunggu sampai dua jam lebih. Data DD diterima dan pertanyaan dari kami dijawab oleh Kades, walaupun jawaban itu bagi Tim belum memuaskan terkait penyerapan dana desa.
Jurnalis | Tim Investigasi Nasional










