Judi Meja Ikan di Dusun VII Sederhana Pasar 6 Kapolres Binjai diduga Tak Perduli Perintah Kapolri 

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS| DELI SERDANG. Hamparan Perak Warga mulai resah kembali dengan kehadiran diduga judi tembak ikan di dalam rumah tua milik warga keturunan Tionghoa di Pasar 6 Hamparan Perak Jalan Sederhana, Dusun VII, Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang persisnya wilayah hukum Polres Binjai, kamis (9/1/2025) siang

Hal itu disampaikan sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Kamis (9/1/2025)) sore melalui WhatsApp.

Ketika Tim ke tkp benar adanya judi tembak ikan masih buka dan terlihat beberapa orang asik bermain judi tembak ikan dirumah tua.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Kalau pihak kepolisian tidak segera bertindak, maka akan meningkatnya angka tindak kejahatan tersebut dan bahkan kerusakan moral kepada kalangan generasi muda dan kalangan masyarakat banyak,” kata mereka.

“Apa lagi di saat kepemimpinan Presiden Prabowo, yang meminta pihak institusi kepolisian agar menindak tegas permainan judi online (Judol) maupun bentuk segala judi yang ada di wilayah hukum kepolisian setempat,” ujar Amat Parang .

Bahkan, lanjutnya, kemarin tempat perjudian itu sudah pernah di tutup pihak Kepolisian setempat. Kini kembali lagi dibuka, meski kabarnya pemiliknya membuka tempat tersebut, buka tutup, buka tutup, diduga untuk menghindari pantauan pihak kepolisian dan wartawan dan warga sekitar,” sebutnya.

Ironisnya lagi, tempat perjudian itu pernah hampir saja di demo oleh omak -omak. Namun pihak pengelola tiba-tiba menutup lokasi tersebut.

Kayaknya tidak takut terhadap Kapolri, Kapoldasu atas perjudian. Berdasarkan amatan tim media, sepintas kalau diperhatikan tempat tersebut sama persis seperti rumah-rumah penduduk yang terkadang tempat mesin judi tersebut siang tutup. Namun, jika di malam hari banyaknya para pengunjung yang berada di lokasi tersebut.

Nah kembali di telusuri tim awak media ini, sepertinya permainan judi tembak ikan itu bukan saja terjadi di Pasar 6 Hamparan Perak. Namun ada juga permainan judi tembak ikan itu buka di lokasi di pasar 3 Hamparan Perak di Jalan Lintas Provinsi Binjai -Stabat, persisnya di lokasi hukum Polres Binjai.

Baca Juga:  Kapolri Tinjau Langsung Tol Cikampek, Pastikan One Way-Contraflow Berjalan Lancar

Judi mesin tembak ikan itu di pasar 6 Hamparan Perak persisnya tak jauh dari jalan lintas Provinsi Binjai -Stabat, jika dari arah Stabat sebelah kanan masuk ke lokasi sekitar berjarak 200 meter dari jalan besar.

Sementara judi tembak ikan di pasar 3 Hamparan Perak juga berlokasi tak jauh dari jalan besar lintas Provinsi Binjai -Stabat masuk ke dalam Gg sebelah kanan yang terletak di suatu tempat perumahan kumpulan Tionghoa berjarak sekitar 50 meter dari jalan besar,” cetus Amat parang kepada wartawan.

Terhitung, sedikitnya ada 10 mesin, judi jackpot dan meja judi tembak ikan di lokasi tersebut. Ketika hendak main pengunjung biasanya ditemani sama perempuan dewasa cantik yang bertugas untuk menukarkan uang dengan cip untuk menghidupkan mesin permainan.

“Banyak jenis permainan judi di tempat itu bang, seperti mesin tembak ikan dan mesin slot pun ada, saya lihat di dalam rumah itu ada sekitar 10 mesin,” sebut Amat parang lagi.

Sejak buka, lokasi judi tembak ikan Pasar 6 dan Pasar 3 Hamparan Perak selalu ramai dikunjungi pemain pada di malam hari.

“Soalnya, jika siang hari tempat tersebut pintu rumah judi itu di tutup rapat. Sementara kami sebagai warga mengetahui jika pemilik judi tembak ikan di Pasar 6 dan di Pasar 3 itu pemiliknya sama, yang di ketahui berinisial A. orang Tionghoa,” katanya.

Sementara awak media sudah sudah bosan memberitakan dan menyampaikan hal keberadaan judi tembak ikan di pasar 6 tersebut ke pada pihak Oknum Kapolres Binjai namun praktek judi tembak ikan tetap berlanjut buka tutup buka tutup.

Jurnalis | Muslim Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana
Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad
Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?
Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:35 WIB

Sambangi Tapteng, Wapres Gibran Didesak 4 Kades Pulihkan Akses Jalan dan Listrik Pasca-Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, PP GPPMI Dukung Keberanian Sufmi Dasco Ahmad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bahaya Mikroplastik: Mengapa Makanan dan Minuman dari Wadah Plastik Panas Berisiko Kanker?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Berita Terbaru

Mabes Polri

Kapolri Suyudi, Ubah Stigma Polri No Viral No Justice 

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:35 WIB