Yatim Piatu Berada Di rumah Tak Layak Huni, Perlu Bantuan Mensos

- Jurnalis

Jumat, 4 Agustus 2023 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | SEKAYU. Meli Marlina (19), warga Dusun ll Desa Bailangu Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) termasuk kategori masyarakat kurang mampu dengan kondisi tempat tinggal memprihatinkan di
pinggiran sungai Musi yang rawan longsor.

Kondisi bangunan rumah yang ditempatinya tergolong rumah tak layak huni terlihat telah banyak mengalami kerusakan berat dan tak memiliki sanitasi (MCK). Namun ironisnya lagi meskipun program beda rumah ada tiap tahun tapi belum direalisasi pemerintah Desa Bailangu sampai saat ini belum ruamh Meli tersentuh program pemerintah itu.

Menurut Meli sudah berapa kali didatangi oleh aparatur pemerintah Desa Bailangu melakukan pendataan untuk diajukan sebagai KPM beda rumah ke pihak Pemkab Muba, namun sampai saat ini belum terlaksana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya sudah berapa kali didatangi pemerintah desa Bailangu mendata rumah kami untuk dimasukkan ke program Beda Rumah namun sampai hari belum terlaksana,” jelas Meli saat di kunjungi awak media pada Kamis (03/08/2023).

Meli juga menceritakan bahwa almarhummah ibunya dulu merupakan salah satu KPM PKH Bansos Kemensosial namun sekarang sudah diputus karena Rekening dan buku tabungan atasnama Mascik (almarhummah)

Saat ditanya pekerjaan sehari seharinya Meli menjawab belum memiliki pekerjaan setelah lulus dari SMA Negeri 3 Sekayu di Lumpatan Tahun ajaran 2022/2023 lalu dan tidak bisa melanjutkan pendidikan ketingkat selanjutnya karena tidak memiliki biaya.

“Saya belum memiliki pekerjaan setelah kemarin tamat dari SMA 3 dan tidak bisa kuliah karena tidak ada biayanya, jangankan kuliah untuk hidup sehari saja di tanggung oleh kakak saya yang sudah berkeluarga,” tutur Meli.

Di kesempatan ini Meli memberikan keterangan ketika ditanyakan harapannya kepada pihak Pemkab Muba melalui Dinas terkait terhadap permasalahan yang ia hadapi saat ini, belum memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah yang ditempatinya.

” Ya seandainya masih diperbolehkan berharap kepada pemerintah, mohon kiranya dapat membantu saya dengan program Beda Rumah, karena saya ini tidak mampu bangun rumah dengan biaya sendiri,” harapan Meli.

Baca Juga:  Mayat Pengidap Gangguan Jiwa Meninggal di Rumah Kontrakan

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Desa Bailangu Ali Sodikin melalui Ferdi Kasi Kesos membenarkan keterangan Meli Marlina sudah berapa ia mengajukan berkas Rumah ke Dinas Sosial namun sampai tahun 2023 ini belum ada tanda tanda di realisasi Beda Rumah milik Meli.

” Sebetulan Rumah Meli itu sudah menjadi prioritas kami Pemerintah Desa Bailangu dari sejak tahun 2021 dan telah disurvey oleh Dinas Sosial tetapi belum terealisasi, sedangkan rumah yang tidak disurvei direalisasikan Beda Rumahnya,” ungkap Ferdi

” Tahun 2022 kami dapat konfirmasi dari Dinas Sosial dan dimintai lagi menaikan berkas Rumah Meli, oleh karena Ibunya Mascik meninggal maka kami buatkan surat pelimpahan hak rumah tersebut kepada Meli Marlina, akan tetapi tahun 2023 ini juga tidak terealisasi,” jelasnya.

” Kami dari Pemerintah Desa selalu siap untuk berkas berkasnya untuk bila dibutuhkan untuk mempercepat realisasi Beda Rumah Meli baik dari pos anggaran Dinsos maupun Dinas lain ataupun Pihak lain yang dapat membantu membangunkan Rumah Tak Layak Huni milik Meli,” pungkas Ferdi.

Dari telusuran awak media Terkait Program Beda Rumah di Desa Bailangu juga mendapatkan informasi disampaikan oleh Warga yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan agak heran juga Beda Rumah di Bailangu ini, ada yang tak punya rumah hanya ada tanah kosong dapat bantuan Beda sedangkan ada rumah warga yang hampir roboh tidak mendapatkan bantuan Bedah Rumah tersebut.

“Menurut saya Bedah Rumah di Bailangu ini jauh dari azas ketepatan prioritas sasarannya karena dapat kita lihat di lapangan ada yang hanya tanah dapat Bedah Rumah sedangkan rumahnya hampir roboh tak tersentu program pemerintah pusat itu,” ucapnya dengan nada bingung.

“Entah aturan apakah seperti itu saya kurang tahu, yang jelasnya hal saya sampaikan tadi itulah terjadi dilapangan,” ungkapnya mengakhiri keterangannya.

Jurnalis | Candra Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Berita Duka Cita: Berpulangnya Arisman, Kepala Perwakilan Jawa Barat Polisinews.com
Marak Ajakan Demo Pelajar, Sekjen FRIC: Jangan Pertaruhkan Masa Depan!
Ancaman Bencana Berlipat di Sorong: Dari Kebakaran Lahan Hingga Pembalakan Liar
Tangani Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Ratas di Palembang
Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya
Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Berita Duka Cita: Berpulangnya Arisman, Kepala Perwakilan Jawa Barat Polisinews.com

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Marak Ajakan Demo Pelajar, Sekjen FRIC: Jangan Pertaruhkan Masa Depan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Ancaman Bencana Berlipat di Sorong: Dari Kebakaran Lahan Hingga Pembalakan Liar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Tangani Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Ratas di Palembang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya

Berita Terbaru