Kapolri dan Panglima Sepakat Sinergitas TNI-Polri Kunci Sukses Keamanan KTT ASEAN

- Jurnalis

Minggu, 7 Mei 2023 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | NTT. TNI-Polri melaksanakan Apel Gelar Pasukan terkait pengamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan itu dipimpin langsung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai apel gelar pasukan, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pemeriksaan pasukan dam alutsista yang nantinya akan digunakan dalam pengamanan KTT ASEAN yang ke-42 ini. Selanjutnya, kedua pimpinan TNI-Polri ini melaksanakan Tactical Floor Game (TFG).

Menurut Sigit, pelaksanaan TFG menjadi hal penting guna setiap instansi yang mengamankan seperti TNI, Polri, BIN, BSSN dan instansi lain agar memiliki pemahaman yang sama.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua ini harus memiliki pemahaman yang sama khususnya terkait dengan siapa harus berbuat apa. Kemudian apabila ada suatu peristiwa bagaimana kemudian itu diselesaikan terkait dengan jenjang-jenjang keputusan yang akan diambil, apakah bisa diputuskan langsung ataukah ini harus dilaporkan dan perintah datang dari atas,” kata Sigit di Labuan Bajo, NTT, minggu, 7 Mei 2023.

Dengan adanya kesamaan pemahaman tersebut, Sigit menuturkan nantinya berbagai macam persoalan mulai dari situasi normal, sampai dengan kondisi kuning, merah maupun kontijensi, seluruh anggota yang melaksanakan tugas di sektor masing-masing mengerti dan paham dengan apa yang harus dilakukan.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan antara TNI Polri sudah mengetahui tugas dan tanggungjawab dalam pengamanan. Hal ini sangat penting agar penyelenggaraan KTT ASEAN berjalan aman dan sukses.

“Jadi tentunya kita sepakat bahwa dengan sinergisitas dan soliditas yang kita bangun, terus kita perkuat, menjadi kunci untuk bisa melaksanakan rangkaian kegiatan pengamanan ini dengan optimal. Itu kunci sukses dari bagaimana penyelenggaraan ini betul-betul bisa kita amankan dengan baik,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini menyebut bahwa pihaknya sudah menyiapkan antisipasi ataupun solusi terkait dengan adanya unjuk rasa saat KTT ASEAN. Yakni, dengan menjalin komunikasi bersama pihak-pihak yang ingin menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga:  Seg Way, fasilitas Pengamanan F1 Power Boat yang diturunkan Polda Sumut

“Tentunya harapan kita permasalahan-permasalahan yang ada bisa kita lakukan mitigasi penyelesaiannya seperti apa. Tentu kita akan bantu komunikasi kan itu terkait hal-hal yang bersifat unjuk rasa. Dan bagaimana pola penanganannya. Sehingga di satu sisi kebebasan berekspresi tetap bisa diberikan. Namun disisi lain, tidak mengganggu jalannya proses KTT ASEAN itu sendiri. Itu yang utama,” ucap Sigit.

Hal yang menjadi perhatian lainnya adalah terkait adanya ancaman gangguan aksi terorisme. Ia menyampaikan sudah melakukan rapat dan telah disiapkan satgas deteksi, yang memonitor terkait dengan orang-orang yang kita curigai.

“Jadi kita sudah pasang di beberapa sudut mulai dari Bandara sampai dengan akomodasi venue dan jalur-jalur yang dilewati, sehingga terhadap target yang memang selama ini sudah kita ikuti akan terpantau dengan alat-alat yang kita miliki dan tentunya apabila kemudian Termonitor, kita segera ambil langkah,”tutur Sigit.

Selanjutnya, kata Sigit, apabila ada ancaman terkait barang ataupun benda, yang dianggap mencurigakan, petugas keamanan sudah menyiapkan tim K-9 dan Jibom.

“Sehingga bagaimana kita bisa persiapkan evakuasi terhadap hal-hal seperti itu namun juga jangan sampai kemudian menjadi isu yang mengganggu proses KTT ASEAN,” jelas Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mempersilahkan bagi masyarakat yang ingin ikut bersinergi bersama dengan TNI-Polri untuk mengamankan KTT ASEAN. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat juga bangga atas dipercayanya Indonesia menjadi keketuaan KTT ASEAN ke-42.

“Kita memilih tempat di Labuan Bajo ini harapannya bisa membawa ke depan kesejahteraan masyarakat di Labuan Bajo khususnya, dan membawa indonesia di kancah internasional. Tentunya tokoh agama, masyarakat adat, pemuda kita akan libatkan untuk melaksanakan pengamanan bersama TNI-Polri,”tutup Yudo dikesempatan yang sama.

Jurnalis | Samsuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Polri Terjunkan 403 Personel Satgas Edukasi ke 8 Polda Rawan
Atasi Karhutla di Kalbar, Polri Kerahkan 300 Personel Brimob Kaltim dan Bali
Tangani Karhutla: Polri Kirim Bantuan Logistik dan 1.500 Tabung Oksigen ke Kalimantan dan Sumatra
Sidak Mako, Kapolres Majalengka Semprot Kerapian & Minta SPKT Lebih Humanis
Dinilai Prematur Bela Pejabat, Propam Mabes Polri Didesak Periksa Polda Banten dalam Kasus Penculikan Fam Fuk Jhong
Aksi Cepat Penanganan Bendera Bulan Bintang, Kapolda Aceh Terima Pin Emas Kapolri
Komitmen Kapolri Dukung Asta Cita Presiden On The Track, Dari Swasembada Bawang Putih hingga Rekor MURI
Dukung Swasembada Pangan, Wakapolri Serahkan 1.000 Paket Bansos Petani di Cianjur
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Cegah Karhutla, Polri Terjunkan 403 Personel Satgas Edukasi ke 8 Polda Rawan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Atasi Karhutla di Kalbar, Polri Kerahkan 300 Personel Brimob Kaltim dan Bali

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tangani Karhutla: Polri Kirim Bantuan Logistik dan 1.500 Tabung Oksigen ke Kalimantan dan Sumatra

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Sidak Mako, Kapolres Majalengka Semprot Kerapian & Minta SPKT Lebih Humanis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Dinilai Prematur Bela Pejabat, Propam Mabes Polri Didesak Periksa Polda Banten dalam Kasus Penculikan Fam Fuk Jhong

Berita Terbaru

Militer News

TNI AL Sorong Kirim Kapal Perang Angkut Bantuan Korban Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:46 WIB