POLISI NEWS | LANGKAT. Sangat di sayangkan Pencuri besi Jembatan Merah Sei Wampu Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, baru hitungan hari sudah terjadi pencurian besi matereal Jembatan merah.
Gerak Cepat Polsek Setempat berhasil mengamankan 3 tersangka Pencuri besi matereal Jembatan “Mangkin parah” uang hasil pencurian Besi malah di beli barang haram (Sabu-Sabu).
Ketika Kapoldasu kunjungi Langkat bersama Gubernur Sumut Edy Rahmadi, dan Kasdam I/Bukit Barisan, dalam rangka oprasioanal sementara Jembatan Wampu penghubung Kecamatan Stabat – Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara menjelang idul fitri 1444 Hijiriah Senin(17/4/2023).
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumatera Utara meluangkan waktu ngobrol dengan Hen, dan Jek warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, yang menjadi tersangka pencuri besi matereal Jembatan merah sei Wampu di ruas jalinsum Langkat -Aceh.
Dihadapan Kapolda Sumatra Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak, kedua tersangka pencuri besi jembatan mengaku, hasil penjualan besi yang dicurinya kepada penadah Zainal, uangnya untuk membeli sabu -sabu.
Memdengar pengakuan kedua pelaku, Kapolda Sumut merasa perih, dan menasehati keduanya.
“Besi, mur dan baot, besi jembatan Wampu jangan dicuri, jika jembatan ini runtuh, banyak manusia jadi korban. Saya minta semua masyarakat menjaga aset jembatan ini. Hasil curian untuk beli sabu -sabu pasti tidak mencukupi, “kata Kapolda Sumut di Jembatan Sei Wampu.
Kedua tersangka dan penadah besi curian jembatan Sei Wampu sengaja diminta Kapolda Sumut kepada Polsek Stabat, Langkat, untuk dihadirkan dan disaksikan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Ir Brawijaya.
Jurnalis | Tim Polisi News










