YARA Minta Pemerintah Jangan Tertutup Terhadap Pembangunan PLTA

- Jurnalis

Senin, 10 Oktober 2022 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | SUBULUSSALAM. Pemerintah Jangan Tertutup terhadap Pembangunan PLTA, terutama terkait dampak lingkungan.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Subulussalam menyoroti Pembangunan PLTA di Lae Kombih, menurut Edi Sahputra Bako Taman Hutan Rakyat Lae Kombih adalah salah satu Hutan Endemik Pohon Kapur didunia yang kekayaan alam ini harus kita jaga bersama, kehadiran PLTA tersebut tentu akan sedikit mempengaruhi kondisi lingkungan yang ada, yang kita pertanyakan adalah apakah izin lingkungan pembangunan PLTA ini sudah ada apa belum terkait dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal) serta kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) proyek PLTA tersebut.

Sebab keberadaan Pepohonan dan kekayaan alam didalamnya jangan sampai dirusak, kemudian PLTA ini tentunya nanti membuat debit air Lae Kombih semakin kecil karena dibendung, sehingga dikhawatirkan perkembangbiakan ikan akan terganggu dan terancam keanekaragaman jenis ikan akan punah karena ikan berkembang biaknya di hulu sungai, tentu itu sangat mempengaruhi bagi perekonomian masyarakat yang berfropesi sebagai Nelayan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu seharusnya ada kajian ahli yang kompeten dan independen tentang dampak lingkungan ketika PLTA ini dibangun yang dijabarkan secara visual, hal ini harus dijelaskan utuh oleh ahlinya agar bisa dimengerti publik serta bagaimana solusinya, dan diminta Walikota Subulussalam harusnya melibatkan pengaruh publik dalam hal ini atau lebih terbuka dengan melibatkan unsur publik seperti Lembaga Publik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan lainya sehingga kehadiran Proyek ini dapat diterima oleh semua pihak dan mengecilkan potensi negatif yang menghadirkan konflik.

Kita sepaham untuk mendukung kehadiran investor di Negeri Sada Kata namun lanjut Edy hari ini warga Subulussalam harus dapat diyakinkan dengan kajian yang logis, sehingga bisa melihat bahwa pembangunan PLTA ini lebih banyak manfaat dari pada petakanya.

Baca Juga:  Warga Perumahan Ajip Dusun Mengadakan Lomba Gerak Jalan

Jurnalis | Baharuddin Berutu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemerintah Cari Jalan Tengah Penataan Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur
Fachrul Razi: Di Bawah AA Lanyalla, SK PB MI 2026–2030 Jadi Fondasi Mutlak Kejar Prestasi Global
Kabid LLAJ Sorong Ajak Warga Rawat Fasilitas Jalan: Menjaga Aset Bersama, Jamin Keselamatan
Kemarau Hantam Leuwidamar, Sawah Bungin dan Kali Cisimeut Kering
DLH Jatim dan Sumenep Tinjau Desa Berakas Raas, Fokus Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi
Bupati Tapteng dan Taput Tinjau Jalan Penghubung, Dukung Sinergi dengan Pemprov Sumut
Wabup Tapteng Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut di Medan
Kuwu Desa Cikalahang Dukupuntang Ikut Bagikan Bansos Beras Dan Minyak Goreng ke Warga Penerima Manfaatq
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemerintah Cari Jalan Tengah Penataan Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:13 WIB

Fachrul Razi: Di Bawah AA Lanyalla, SK PB MI 2026–2030 Jadi Fondasi Mutlak Kejar Prestasi Global

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kabid LLAJ Sorong Ajak Warga Rawat Fasilitas Jalan: Menjaga Aset Bersama, Jamin Keselamatan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kemarau Hantam Leuwidamar, Sawah Bungin dan Kali Cisimeut Kering

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:31 WIB

DLH Jatim dan Sumenep Tinjau Desa Berakas Raas, Fokus Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru

Pendidikan

SMAN 5 Karawang Resmi Buka MPLS bagi 381 Siswa Baru

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:54 WIB