Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Bangga Anak Personil Diurutan 6 Besar Hafiz Indonesia 2022

POLISI NEWS | DELI SERDANG. Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH bangga atas apa yang diraih oleh Hizbullah Hidayah Hasibuan (10) putra dari anggota Polresta Deli Serdang Aipda Tabi’ul Hidayat Hasibuan SH, MH, berada diurutan 6 besar kejuaraan Hafiz Indonesia yang diselenggarakan oleh salah satu Stasiun Televisi Swasta Nasional, Minggu (01/05/2022).

Saat dikonfirmasi oleh awak media Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH tentang anak dari personil nya yang masuk ke 6 besar Hafiz Cilik Indonesia mengatakan rasa bangganya,

“Alhamdulillah saya bangga memiliki anggota yang bisa membuat sekolah Tahfidz Al Qur’an walaupun sederhana. Namun dapat mendidik murid muridnya dengan baik hal itu terbukti Hizbullah yang juga anak dari Tabi’ul Hidayat bisa menghafal Al Qur’an,”ungkap Kapolresta Deli Serdang.

Hizbullah Hidayat Hasibuan (10) Putra dari Personil Polresta Deli Serdang Aipda Tabi’ul Hidayat Hasibuan, SH, MH dan Ewi Aswita Nasution bangga anaknya berada di urutan ke-6 kejuaraan Hafiz yang diselenggarakan Stasiun TV Nasional.

Aipda Tabi’ul Hidayat Hidayat Hasibuan personil Polresta Deli Serdang selaku orang tua Hizbullah kepada media mengatakan, Minggu (01/05/2022) “Saya mengenalkan Hizbullah dengan Al Qur’an sejak usia dini dimulai dari masih dalam kandungan selalu saya perdengarkan bacaan Al Qur’an hingga diusia 4 tahun Hizbulla sudah Khatam Al Qur’an,”jelasnya.

Selanjutnya Hizbullah belajar baca dan menghapal Al Qur’an di rumah Tahfiz milik ayahnya didesa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.

Hizbullah juga mengulang-ulang hafalan Al Qur’an setiap hari di rumah selama 2 hingga 3 jam.Akhirnya kegigihan dan usaha orang tua tidak sia-sia, Hizbullah tahun ini berada diurutan ke-6 pada Lomba Hafiz Al Qur’an yang diadakan salah satu stasiun Televisi swasta di Jakarata tahun 2022.

“Namanya anak-anak, Hizbullah juga suka bermain, sehingga kami harus mampu membagi waktunya sehingga tidak terlalu banyak bermain dari pada menghafal. Kalau Hizbullah sedang malas, kami memotivasinya dengan melihatkan video-video hafiz anak berkebutuhan khusus seperti anak tunanetra namun hafal tiga juz, dan lain sebagainya, sehingga bisa membangkitkan semangatnya lagi untuk menghafal,”, ujar pria asal Tanjung Balai.

Jurnalis | Ari S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *