Yara Subulussalam, Walikota Minta Mobil Dinas Baru Harusnya Kembali Ke Hati Nurani

POLISI NEWS | ACEH. Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Perwakilan Subulussalam Ketua Edi Sahputra Bako menilai pembelian mobil Dinas baru untuk Walikota dan pejabat daerah lainya sangat tidak tepat disaat ini, dan terlalu dipaksakan. Di mana diketahui saat ini kondisi keuangan daerah kita lagi devisit, sebagaimana disampaikan Walikota dalam pembukaan Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Qanun tentang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBK) Kota Subulussalam Tahun 2022. Kamis (25/11/2021).

Bahwasanya ada pengurangan dana transfer ke seluruh daerah, sehingga pendapatan daerah kota Subulussalam berkurang secara signifikan, konsekuensinya adalah belanja daerah kota Subulussalam juga harus dilakukan pengurangan signifikan.

Seharusnya pengalokasian anggaran harus betul-betul diperhatikan arahnya agar tepat sasaran, kita menilai pembelian mobil Dinas baru tidak ada urgensinya, hari ini yang urgen kita perhatikan adalah pembenahan infrastruktur jalan seperti jalan di Kecamatan Longkib yang masih memerlukan prihatian.

Kemudian gaji perangkat desa agar dibayar penuh tampa pengurangan, gaji guru honorer dinaikan dan dibayar penuh, gaji honorer instansi Pemko Subulussalam, petugas kebersihan dinaikan, pembangunan infrastruktur fasilitas pendidikan ditingkatkan, TC PNS semua jajaran yang dibayar penuhdibayar penuh.

Untuk meningkat kinerja pelayanan masyarakat serta banyak lagi program yang betul-betul nyata menyentuh pada masyarakat. Kita meminta Bapak Walikota dan Ketua DPRK Subulussalam untuk menggunakan hati nuraninya dalam menentukan arah kebijakan untuk membelanjakan uang Rakyat.

Walikota harusnya kembali ke hati nuranilah, kami yakin jauh dilubuk hatinya pasti Ada rasa keberpihakan untuk Rakyat sehingga bisa memutuskan untuk membatalkan pembelian mobil dinas baru tersebut.

Jurnalis Baharuddin Beruru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *