Investigasi Tipikor dan Perlindungan Jurnalis dalam Peliputan

- Jurnalis

Sabtu, 5 Februari 2022 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | JAKARTA. Investigasi merupakan salah satu strategi atau cara seseorang ataupun sekelompok wartawan dalam mendapatkan informasi dan data yang diperlukan untuk mengetahui secara persis, detail, dan mendalam tentang suatu gejala, fenomena, fakta, kejadian, dan/atau perkara. Dalam implementasi di lapangan, investigasi dapat berbentuk peliputan terbuka, dapat juga dilakukan secara tertutup atau rahasia. Untuk yang terakhir ini, umumnya dilakukan oleh para jurnalis senior dan terlatih, karena resiko yang dihadapi umumnya cukup tinggi.

Tindak pidana korupsi (Tipikor) adalah salah satu obyek liputan yang cukup beresiko. Hal ini umumnya disebabkan oleh kesulitan mendapatkan narasumber yang dengan terbuka dan sukarela memberikan informasi dan data yang dibutuhkan dalam pengungkapan kasus tipikor. Perlawanan dari para terduga pelaku tipikor yang diinvestigasi tidak jarang dilakukan dengan tindak pidana kekerasan, pengancaman, dan bahkan pembunuhan terhadap wartawan yang melakukan investigasi.

Unsur-unsur tindak (delik) pidana korupsi tidak akan terlepas dari unsur-unsur yang terdapat dalam pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi [1]. Kedua pasal itu selengkapnya berbunyi sebagaimana berikut ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan denda paling sedikit dua ratus juta rupiah dan paling banyak satu milyar rupiah.” (Pasal 2 UU No. 31 tahun 1999)

“Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit lima puluh juta rupiah dan paling banyak satu milyar rupiah.” (Pasal 3 UU No. 31 tahun 1999)

Merujuk kepada Firman Wijaya, unsur-unsur delik pidana korupsi yang terdapat dalam pasal 2 UU PTPK tersebut sebagai berikut:

  1. Setiap orang;
  2. Secara melawan hukum;
  3. Perbuatan memperkaya diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi;
  4. Dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Sementara itu, unsur delik pidana yang termasuk kategori korupsi sebagaimana pada pasal 3 UU PTPK, adalah:

  1. Setiap orang;
  2. Menyalahgunakan wewengan dan jabatan;
  3. Perbuatan memperkaya diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi;
  4. Dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Bagi seorang jurnalis, penting sekali artinya memahami pengertian unsur-unsur delik atau tindak pidana korupsi, antara lain untuk:

  1. Untuk menyusun analisis awal dugaan adanya tipikor;
  2. Dapat menguraikan perbuatan orang (orang-orang) yang diduga telah melakukan tipikor;
  3. Merancang dan menyusun pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber, pakar, para pihak terkait, dan orang/pihak yang diduga melakukan tipikor;
  4. Menuntun seorang jurnalis/investigator dalam melakukan tugas investigasi;
  5. Menyusun laporan hasil investigasi, baik dalam bentuk jurnal, essay, features, maupun hard-news, baik berbentuk karya tulis, karya foto, karya video, maupun pesan audio;
  6. Membangun argumentasi ketika menghadapi pernyataan dan pertanyaan kritis, maupun komplain dari pihak-pihak tertentu.
Baca Juga:  Bupati Serahkan Tali Asih Kepada Qori - Qoriah dan Pelatih Terbaik I MTQ

Sebagaimana telah disinggung di atas tadi bahwa kegiatan investigasi terhadap dugaan tindak pidana korupsi memiliki konsekwensi dan resiko yang cukup tinggi dibandingkan dengan kegiatan peliputan lainnya. Untuk itu, seyogyanya para wartawan mendapatkan perlindungan dari negara dalam menjalankan setiap aktivitas kewartawanan, teristimewa pada obyek liputan yang memiliki resiko besar.

Peraturan perundangan yang memberikan perlindungan hukum terhadap jurnalis Indonesia dalam melakukan tugas-tugasnya sudah cukup memadai. Pasal 8 Undang-Undang Nomor 4- tahun 1999 tentang Pers sangat tegas menyatakan bahwa: “Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum” [2].

Pelarangan wartawan atau jurnalis untuk melakukan peliputan terkait kejadian, peristiwa, fakta, dan fenomena di masyarakat dan dimanapun di negeri ini merupakan pelanggaran terhadap pasal 18 ayat (1) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dalam pasal ini disebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

Pasal 4 ayat (2) menegaskan bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Yang dimaksud penyensoran adalah penghapusan secara paksa sebagian atau seluruh materi informasi yang akan diterbitkan atau disiarkan, atau tindakan teguran atau peringatan yang bersifat mengancam dari pihak manapun, dan atau kewajiban melapor, serta memperoleh izin dari pihak berwajib, dalam pelaksanaan kegiatan jurnalistik. Lagi, dalam pasal 4 ayat (3), jelas ditegaskan bahwa pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Jika terjadi pelarangan, penghambatan, bahkan hanya berbentuk teguran untuk tidak melakukan peliputan, maka pihak-pihak yang menghambat wartawan melakukan tugasnya itu dapat diproses secara hukum. Mereka ibarat virus Corona yang sangat berbahaya, yang dengan ganasnya menggerogoti kehidupan demokrasi di negeri ini.

Sebagai saran yang cukup baik bagi para wartawan, khususnya jurnalis investigasi, sebaiknya Anda cetak (print-out) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, dan bawa serta kemanapun di saat liputan. Jika ada oknum petugas, warga masyarakat, atau aparat yang melakukan pelarangan atau penghambatan dalam peliputan, maka bacakan saja Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 40 itu, dan jelaskan isi Pasal 4 ayat (2) dan (3), serta Pasal 1 ayat (8) yang terkait dengan kata ‘penyensoran’. Kita juga perlu melakukan edukasi terhadap aparat, petugas, warga, dan siapapun dimanapun tentang Pasal 18 UU Pers ini.

Selain itu, perlu juga dibudayakan sebuah pola kerja yang mendahulukan keselamatan dan kesehatan kerja dalam peliputan, terutama terhadap hal-hal yang beresiko tinggi seperti investigasi tipikor. Kerjasama dengan rekan sekerja, rekan sejawat, kerja dalam team, serta pelibatan pihak berwenang di wilayah peliputan sangat dianjurkan. Dengan demikian, kerja-kerja jurnalisme yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan terjaga keselamatan diri para peliput-investigasi tipikornya. (*)

Sumber dari : Pusat Edukasi AntiKorupsi KPK; https://aclc.kpk.go.id dan Undang-undang (UU) tentang Pers;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Berita Duka Cita: Berpulangnya Arisman, Kepala Perwakilan Jawa Barat Polisinews.com
Marak Ajakan Demo Pelajar, Sekjen FRIC: Jangan Pertaruhkan Masa Depan!
Ancaman Bencana Berlipat di Sorong: Dari Kebakaran Lahan Hingga Pembalakan Liar
Tangani Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Ratas di Palembang
Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya
Dirgahayu RI Ke 81: Ketum & Sekjen FRIC Ajak Bersatu Jaga dan Bangun Negeri
Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Berita Duka Cita: Berpulangnya Arisman, Kepala Perwakilan Jawa Barat Polisinews.com

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Marak Ajakan Demo Pelajar, Sekjen FRIC: Jangan Pertaruhkan Masa Depan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Ancaman Bencana Berlipat di Sorong: Dari Kebakaran Lahan Hingga Pembalakan Liar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Tangani Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Turun Langsung Pimpin Ratas di Palembang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Dukung Pembentukan Kodam di Papua Barat Daya, Praktisi Hukum: Jangan A Priori, Lihat Hasilnya

Berita Terbaru

Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyjuliet4d loginkiyo4d27.comkiyo4d11.comkiyo4d10.comkiyo4d04.comkiyo4d.coyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmianalisis modal putarandeteksi ritme putaranevaluasi frekuensi faseevaluasi pola scatterevaluasi rangkaian simbolhipotesis probabilitas acakkalkulasi volatilitas dinamisobservasi dinamika multiplierobservasi respons simbolobservasi siklus momentumanalisis multiplier bertingkatdekonstruksi pola freespinevaluasi fase freespinidentifikasi putaran pemicuidentifikasi siklus probabilitaskalibrasi ritme permainanobservasi pola scatterpengujian tempo putaransimulasi multiplier bertingkatstudi scatter beruntunstudi variasi bonus perspektifevaluasi strategi bonus terukurinterpretasi rtp variasi putarankajian timing tempo momentumobservasi dinamika putaran acakobservasi pola ritme bertahapobservasi timing putaran adaptifpemetaan ritme momentum digitalpemetaan rtp perilaku pemain studi pola tempo stabilmotion assist android kurangi mabuk perjalananibunda deddy corbuzier meninggal duniakalsium dan kesehatan jantungapple m6 dan m5 ultra performa aicalon lawan liverpool liga champions 2026 27pembagian pot liga champions 2026 2027kondor california burung raksasa nyaris punahkoleksi terbaru nonnative di hbxfilm munafik melawan iblis tayang 3 september 2026sensa138sensa138analisis ritme putarananalisis stokastik putarandinamika kombinasi simboldinamika pengganda acakestimasi volatilitas sesiinterpretasi volatilitas putarankarakter frekuensi hasilpemodelan data multipliersegmentasi varians sesistruktur keputusan liveanalisis rangkaian scatterdeteksi frekuensi probabilitasevaluasi fitur bertahapformulasi siklus probabilitasinterpretasi ritme dinamisobservasi timing putaranpemetaan pola putaranproyeksi multiplier bertahapriset siklus probabilitasstudi multiplier beruntunkajian mekanisme pengambilan keputusan pemainstudi fitur bonus dan waktu bermainevaluasi putaran otomatis untuk pemulapendekatan adaptif menjaga stabilitas targetidentifikasi faktor permainan digital strategispendekatan berbasis rtp untuk keputusan terukurstrategi adaptif pemula hadapi ketidakstabilanpola sistematis untuk konsistensi pengelolaanevaluasi strategi adaptif saat pola berubahpengendalian batas bermain pemain pemulaeksplorasi elemen dan variabilitas hasilevaluasi putaran otomatis sebagai saranafaktor permainan digital konsistensi hasilinterpretasi pola putaran mahjong wayskajian keterkaitan fitur bonus waktupanduan memanfaatkan informasi rtppendekatan adaptif menjaga target harianpendekatan adaptif pemula dinamika permainanstrategi pengendalian putaran terukurstrategi stabilitas modal terbatasfreespin multiplier peluang hadiahobservasi modal scatter kemenanganobservasi scatter peluang kemenanganpemodelan rtp rng momentumpengujian multiplier peluang maxwinpola rtp peluang profitriset volatilitas timing scatterstatistik frekuensi pola putaranstrategi turbo wild beruntunstudi black scatter polavariabel multiplier freespinanalisis ritme scatterevaluasi wild beruntunindikator bonus beruntunindikator rtp tempoobservasi scatter momentumpemetaan volatilitas momentumpemodelan multiplier hadiahprobabilitas rng strategistatistik hit rate fasedeadly nepal flash floods hundreds missingthailand clean energy transition iran wargta vi leaks online rockstar responsegoogle motion assist feature android 17ruu pelindungan ketenagakerjaan jadi inisiatif dprmodel rambut wajah oval yang bisa dicobabanjir himalaya perubahan iklim ancaman pegunungan umar nurmagomedov sindir merab dvalishvili julukan barulisa mariana laporkan dewi dugaan izin bpominter miami terpuruk lionel messi terancam catat rekor terburukanalisis multiplier bertingkatanalisis ritme momentumeksperimen tempo probabilitasevaluasi putaran pendekevaluasi timing modalkalkulasi volatilitas momentumobservasi perubahan frekuensiobservasi scatter beruntunpemetaan frekuensi putaranstudi pola probabilitasanalisis ritme probabilitasefisiensi multiplier modalevaluasi volatilitas multiplierindikator tempo putarankorelasi rng variasiobservasi frekuensi ritmepemetaan distribusi simbolritme wild timingstrategi modal probabilitasstrategi observasi scatteranalisis timing putarananalisis volatilitas risikoeksperimen rtp hariankajian pola reelkajian ritme permainanmodel tempo putaranobservasi dinamika wildpemetaan distribusi fiturpemetaan sinyal scatteruji formasi bertahapanalisis ritme putarananalisis stokastik putarandinamika kombinasi simboldinamika pengganda acakestimasi volatilitas sesiinterpretasi volatilitas putarankarakter frekuensi hasilpemodelan data multipliersegmentasi varians sesistruktur keputusan liveemas menghadapi pekan penting investor pantau pergerakan hargapergerakan harga perak mengejutkan pasar mulai pasang ancang ancangharga emas terbaru curi perhatian pasar mulai bergairahgejala asam lambung mirip kanker limfomamitsubishi pajero generasi kelima debut 2 september 2026mariano peralta kirim sinyal bahaya untuk manila digger7 kali menang di motogp aragon marquez bakal bangkitkulit sehat jadi standar kecantikan barukeberuntungan shio ayam meningkat momentum baik mulai terlihatnaga laut biru hewan kecil cantik yang ternyata berbahayahomemade croissant cheesecake easy luxurious dessertnasi sasak viral kuliner sederhana diburu sejak subuhtempat makan kekinian jakarta favorit anak mudamenu vegan tinggi protein yang lezat dan mengenyangkanstudi variansi simulasianalisis distribusi hasilanalisis variansi multiplierdinamika pola momentumeksplorasi probabilitas fiturmodel distribusi probabilitasprobabilitas dan ritmesimulasi formasi reelstatistik fitur adaptifstruktur ketidakteraturan sistemlenovo legion y700 ai tablet gaming 165 hzdesta pamit dari vindes pesan untuk vincenthasil drawing liga champions 2026 2027tips lansia sehat dan bahagia menurut islamnvidia akuisisi hugging face rp229 triliunhansi flick puji rodri usai debut di barcelonakisah bilal bin rabah muazin pertama islamsimbol phoenix makna kelahiran kembali transformasimanchester united champions league biggest test carrickcultura tradicional de nicaragua mapa turistico de carazomapa de nueva segoviamapa turistico de madrizmapa turistico de jinotegamapa de rio san juanmapa turistico de rivasmapa turistico de chinandegamapa turistico de estelimapa turistico de granada