MILITER NEWS| TIMIKA. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kodaeral XI melalui Lanal Timika, Kantor SAR Timika, dan kru LCT TAM 05 berhasil mengevakuasi delapan Anak Buah Kapal (ABK) LCT Cahaya Permata Hati yang mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Puriri, Kabupaten Mimika, Selasa (29/9/2026).
Operasi penyelamatan bermula setelah tim menerima laporan kecelakaan kapal yang mengalami kebocoran hingga kandas. Menanggapi informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang beranggotakan dua personel Lanal Timika, dua personel SAR Timika, serta delapan kru LCT TAM 05 bergerak menuju lokasi pada pukul 19.02 WIT menggunakan LCT TAM 05.
Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.55 WIT dan langsung mengevakuasi nakhoda beserta seluruh ABK. Seluruh korban berhasil diselamatkan tanpa cedera dan proses evakuasi selesai pada pukul 23.40 WIT. Para korban kemudian dibawa menuju Dermaga Pomako, Timika, dan tiba dengan selamat pada Rabu (30/9/2026) pukul 04.30 WIT.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Kodaeral XI, Laksda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., mengapresiasi kinerja seluruh personel, termasuk Danlanal Timika Letkol Laut (P) Dodit Yunata Kristian, S.H., M.H., M.Tr.Opsla.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Danlanal Timika dan seluruh personel Tim SAR Gabungan yang telah bergerak cepat, bekerja dengan penuh keberanian, serta mengutamakan keselamatan. Alhamdulillah, seluruh ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Dankodaeral XI.
Ia menambahkan, keberhasilan operasi ini membuktikan krusialnya kesiapsiagaan, sinergi antarlembaga, dan kecepatan bertindak saat merespons kondisi darurat di laut. Kodaeral XI berkomitmen untuk terus mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah perairan Papua Selatan dan sekitarnya.
• Ahmad Darowi










