POLISI NEWS | BEKASI. SDN Bantarjaya 01, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sukses menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026. Kegiatan bertajuk “Sirung Basa, Medal Karya, Ngaguar Rasa Sunda” tersebut berlangsung meriah di halaman sekolah pada Selasa (29/9/2026).
Festival ini merupakan program kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi guna melestarikan bahasa daerah di kalangan siswa SD se-Kecamatan Pebayuran.
Beragam cabang lomba budaya Sunda dipertandingkan, mulai dari Ngadongeng (bercerita), Biantara (pidato), Maca Sajak (membaca puisi), hingga menulis cerpen berbahasa Sunda. Mengenakan pakaian adat khas Sunda, para peserta yang merupakan perwakilan siswa terbaik tampil penuh percaya diri.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia FTBI 2026, Andri, menjelaskan bahwa tema yang diusung memiliki makna mendalam untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa ibu.
“Sesuai tema Sirung Basa, Medal Karya, Ngaguar Rasa Sunda, agenda ini bertujuan menumbuhkan jiwa Sunda, menghasilkan karya, serta melahirkan tunas-tunas muda dalam upaya revitalisasi bahasa ibu. Sebagai bagian dari Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat, menjaga bahasa Sunda adalah kewajiban kita,” ujar Andri.
Andri berharap festival ini dapat melahirkan generasi berprestasi yang konsisten menjaga kelestarian bahasa Sunda.
“Harapannya, kita bisa menciptakan ‘sirung’ (tunas) baru yang berprestasi. Alhamdulillah, perwakilan Kecamatan Pebayuran selalu berhasil meraih juara satu, dua, maupun tiga di tingkat kabupaten,” tambahnya.
Melalui antusiasme peserta dan dukungan penuh dari pihak sekolah, FTBI 2026 di SDN Bantarjaya 01 diharapkan menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk mencetak duta bahasa Sunda yang mampu mengharumkan nama Pebayuran di tingkat kabupaten hingga provinsi.
• Asman Saepudin










