POLISINEWS.com | SORONG. Satgas Operasi TNI Angkatan Laut (Marinir) yang tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua Barat Daya berhasil menghentikan aktivitas salah satu tokoh penting kelompok tersebut. Alfons Sorri, yang dikenal sebagai Wakil Komandan Operasi Batalyon Buaya Kodap IV Sorong Raya, ditembak mati dalam kontak tembak yang terjadi di Kabupaten Maybrat pada Kamis (26/3/2026).
Informasi tewasnya Alfons Sorri telah dikonfirmasi secara resmi oleh Kapendam XVIII/Kasuari, Letkol Inf J. Daniel P. Manalu. Beliau menyatakan bahwa informasi mengenai kematian tokoh KKB tersebut selaras dengan klaim yang telah beredar dari dalam lingkup kelompok KKB itu sendiri.
“Kami membenarkan bahwa dalam serangkaian operasi pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Maybrat, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan Alfons Sorri tewas. Informasi ini juga sesuai dengan apa yang telah disampaikan dari internal kelompok mereka,” jelas Letkol Inf J. Daniel P. Manalu dalam keterangan resmi yang diterima pada hari yang sama.
Operasi yang dilakukan oleh satgas Marinir TNI AL merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Barat Daya, serta mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok kriminal bersenjata yang sering melakukan tindakan mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan warga sipil.
Sampai saat ini, pasukan TNI terus melakukan pengamanan dan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian untuk memastikan wilayah tersebut aman serta tidak ada ancaman tambahan bagi masyarakat sekitar.
Jurnalis | @rpp






























