Publik Puji Gercep Kepala BNN RI Sikat Jaringan Narkoba di Jakarta, Pengamat: Wujud Nyata ‘War on Drugs For Humanity’

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | JAKARTA. Langkah nyata Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Polda Metro Jaya kembali melakukan penggerebekan di kawasan yang dikenal sebagai sarang peredaran narkoba di wiliyah Jakarta yakni Kampung Bahari di Jakarta Utara, dan Kampung Ambon di Jakarta Barat tuai apresiasi dari publik, termasuk pengamat kebijakan publik dan pemerhati sosial.

Pengamat kebijakan publik dan pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung menyebut, Dua wilayah tersebut yakni Kampung Bahari dan Kampung Ambon selama ini merupakan salah satu wilayah titik rawan peredaran narkoba di Jakarta. Ia mengatakan, operasi gabungan ini merupakan dinilai bagian dari strategi BNN RI dalam memulihkan kawasan yang sudah lama dikenal sebagai zona merah peredaran narkotika di ibu kota.

“Oleh karena itu, Dengan sinergi kolaborasi BNN RI, Polda Metro Jaya, dan elemen masyarakat lainnya sangat penting guna untuk menekan aktivitas jaringan peredaran narkotika dan memutus rantai distribusi yang selama ini meresahkan masyarakat setempat,” ujar Nasky dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Jum’at (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari masyarakat sipil (civil society), Kami memberikan apresiasi dan mendukung penuh respon cepat, langkah tegas dan terukur Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dibawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang terjun langsung saat penggerebekan bersama jajarannya di lokasi.

Selain itu, Publik juga ikut menyoroti dan memuji kepemimpinan Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang turun langsung ke lapangan beserta tim gabungan yang berjalan kaki saat proses penggerebekan jaringan narkoba tersebut.

“Menurut Alumnus indef school of political economy Jakarta Nasky menyebut, langkah Kepala BNN RI itu merupakan simbol keteladanan kepemimpinan yang nyata tanpa gimmick. Tidak hanya hadir dalam apel gelar pasukan, tetapi benar-benar turun mengawasi jalannya peringatan di titik-titik vital, termasuk saat penggerebek kan peredaran narkoba,” tegasnya.

Apa yang dilakukan Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto merupakan bentuk kepemimpinan yang patut diapresiasi dan didukung oleh semua elemen masyarakat. “Beliau tidak hanya memberi instruksi dari balik meja, tetapi memilih hadir langsung di lapangan, bersama anggotanya, memastikan rakyat merasakan kenyamanan, terlindungi, dan diselamatkan oleh akibat ulah para jaringan bandar narkoba. Ini adalah teladan nyata bagi aparat negara dan masyarakat,” kata Nasky.

Lebih lanjut, Founder Nasky Milenial Center menilai, Kehadiran pimpinan BNN RI di lapangan sekaligus menjadi pesan moral bahwa menyelamatkan nyawa warga Indonesia, dan melindungi masa depan generasi bangsa dari bahaya peredaran gelap narkoba adalah prioritas utama.

Ketika pimpinan tertinggi BNN RI saja mau turun langsung, itu artinya pesan moral, disiplin, dan komitmen tegas dalam menyelamatkan bangsa Indonesia serta melindungi masa depan generasi muda betul-betul diperhatikan. “Publik melihat ini bukan hanya simbol, tetapi langkah konkret bagaimana negara dalam hal ini Kepala BNN RI beserta jajaran hadir dan menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan yang harus diselamatkan dan dilindungi sejalan dengan jargon BNN RI War on Drugs For Humanity,” ungkap Nasky.

Baca Juga:  Polri Gelar Upacara Korps Raport Tujuh Jenderal

Sementara itu, Nasky juga menyoroti pentingnya konsistensi kinerja BNN di luar momentum seremonial. Publik berharap semangat kinerja dan pengabdian yang ditunjukkan dalam pengerebekan jaringan bandar narkoba di wilayah Jakarta dapat terus berlanjut dalam keseharian sampai ke akar-akarnya. “Konsistensi adalah kunci. Kami berharap BNN terus menjadi pilar terdepan dalam memberantas jaringan narkoba sampai keakar-akarnya, sehingga masyarakat merasakan kehadiran BNN bukan sebagai kekuasaan, tetapi sebagai penyelamat dan pelindung nasib puluhan juta warga Indonesia dan generasi muda dari bahaya barang haram tersebut,” jelasnya.

Lebih jauh, Publik menilai, langkah Kepala BNN RI ini adalah simbol kepemimpinan tegas dan aksi nyata melindungi bangsa dari ancaman narkotika. “Publik menyambut positif kinerja dan dedikasi BNN beserta jajaran, dan bersama stake holder lainnya dalam menyelamatkan masa depan generasi muda sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait pencegahan penyalahgunaan dan pemberantasan narkoba, sebagai bagian dari program asta cita,” ucap Nasky.

Sinergi Pemerintah dan Peran Aktif Masyarakat Perang Lawan Narkoba Demi Kemanusian atau ‘War on Drugs For Humanity’

Diakhir keterangannya, Nasky menilai, bahwa keberhasilan operasi gabungan ini tidak terlepas dari penguatan koordinasi kelembagaan dan kepemimpinan BNN yang baru, serta kolaborasi yang terjalin erat antara aparat penegak hukum Polri, TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, dan elemen masyarakat.

“Dengan semangat sinergi kolaborasi demi mewujudkan Indonesia bersinar, generasi muda tumbuh sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkotika semua elemen bangsa harus bersatu padu,” tambahnya.

Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneladani semangat kinerja dan pengabdian yang ditunjukkan Kepala BNN RI beserta jajarannya. Nasky menegaskan bahwa hanya dengan kebersamaan, kedisiplinan, dan konsistensi bersama cita-cita Indonesia bersinar bisa diwujudkan.

“BNN sudah memberikan contoh. Sekarang tinggal bagaimana kita sebagai warga bangsa ikut menjaga keteraturan dan keselamatan bersama. Semangat perang melawan narkoba harus diwujudkan dalam bentuk persatuan, disiplin, komitmen, dan gotong royong,” pungkas Nasky.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya kembali melakukan penggerebekan di kawasan yang dikenal sebagai sarang peredaran narkoba.

Setelah sebelumnya menyasar Kampung Bahari di Jakarta Utara, kini giliran Kampung Ambon di Jakarta Barat yang menjadi target operasi.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, menyampaikan bahwa dari penggerebekan kali ini, petugas berhasil mengamankan puluhan orang, berbagai jenis narkoba, serta benda yang diduga senjata api rakitan jenis shotgun.

“Kepala BNN dan Kabareskrim serius menindak daerah rawan yang kita sinyalir sebagai kampung narkoba. Hari ini, tim gabungan bergerak ke beberapa titik, termasuk Kampung Ambon,” ujar Roy kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Jurnalis | Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat
Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi
Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya
Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan
Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat
Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo: Pilot Tewas Dianiaya, 7 Penumpang Selamat
KOMPAK Desak APH Usut Proyek Gorong-Gorong SMAN 1 Lemahabang yang Dinilai Berbahaya
Dugaan Pungli Bansos Ketahanan Pangan di Desa Padamukti Resahkan Warga, Aliran Dana Dipertanyakan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Aksi Cepat Kapolri Bantu Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi Pengamat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Aura Bukan Kostum: Mengapa Keaslian Adalah Frekuensi Tertinggi

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:02 WIB

Dibalik Polemik Baitul Mal Aceh: Benarkah Ada Potongan Rp4,5 Juta? Ini Fakta Sebenarnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:26 WIB

Proyek Rabat Beton Blok Tripel Warujaya Dipersoalkan Warga, Dugaan Keterlambatan Jadi Sorotan

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:18 WIB

Pilot Tewas Diserang KKB, Praktisi Hukum dan Jurnalis Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua Diperkuat

Berita Terbaru