POLISI NEWS | PADANG LAWAS. Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Padang Lawas menggelar aksi damai pada Senin, 1 September 2025, untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kondisi bangsa dan daerah. Aksi ini diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa dari berbagai organisasi, termasuk HIMMAH, KAMMI, dan organisasi mahasiswa lainnya.
Aksi damai ini memiliki beberapa tuntutan utama, adakah.
1. Menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR.
2. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
3. Menuntut transparansi dan akuntabilitas DPRD Padang Lawas dalam penggunaan anggaran daerah.
4. Menolak tindakan represif aparat terhadap mahasiswa.
5. Mendesak pengusutan tuntas kasus terbunuhnya Affan Kurniawan.
6. Menuntut reformasi POLRI dan pencopotan Kapolri serta Kapolda Sumatera Utara.
Aksi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mahasiswa terhadap berbagai permasalahan bangsa, termasuk efisiensi, carut marut kebangsaan, kesenjangan sosial, isu guru honorer, serta berbagai peristiwa yang melibatkan wakil rakyat. Mahasiswa sebagai social control merasa perlu untuk bersikap adaptif dan mengambil tindakan nyata.
Aksi ini menyampaikan orasi, membawa spanduk dan atribut lainnya, serta menggunakan sound system untuk menyuarakan tuntutan. Cipayung Plus Padang Lawas juga telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kapolres Padang Lawas terkait rencana aksi
Perwakilan Cipayung Plus Padang Lawas berharap aksi ini dapat membuka mata para pemangku kebijakan dan membawa perubahan positif bagi bangsa dan daerah kita. Pernyataan sikap ini juga telah disebarluaskan melalui media sosial dan diharapkan dapat menarik perhatian publik serta mendorong pihak-pihak terkait untuk segera mengambil tindakan
Dan pada kegiatan Aksi damai ini tidak ada korban jiwa maupun material.ketua DPC LSM KOREK kabupaten Padang lawas Arman Efendi siregar mengucapkan terima kasih kepada TNI dan POLRI beserta Plt Sekwan DPRD kabupaten Padang lawas Suhaili Murad Siregar SH.MH dan satuan polres Padang lawas Kamtibmas dan Danramil 08/ Barumun /Babinsa Satpol PP dalam mengawal demokrasi di kabupaten Padang lawas yang kondusif.
Jurnalis | Arman Efendi






























