Karena Faktor Masalah Ekonomi Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri

- Jurnalis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS| TEGAL. Babinsa Desa Kajar Serda Turikan mendapat laporan dari warga telah terjadi bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam rumah korban diketahui berinisial K (51) ibu rumah tangga beralamat Dukuh Pesigit RT 01 RW 04 Desa Kajar Kecamatan Dawe.

Korban diketahui berinisial K (51) ibu rumah tangga yang ditemukan di dalam rumahnya pada Selasa (17/8/2021) siang sekira pukul 13.00 WIB murni karena bunuh diri.

Mengetahui adanya korban gantung diri, Babinsa Desa Kajar, Turikan mendatangi lokasi. Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya Mijan (60) usai pulang dari sawah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Suami korban pulang dari sawah. Rumah dalam keadaan sepi. Setelah masuk, suami korban mengetaui jika istrinya sudah tergantung di depan kamar,” jelasnya, Selasa (17/8/2021).

Lebih lanjut, pihaknya saat ini langsung mengubungi tim inafis Polres Kudus untuk mengetahui kepastian penyebab korban gantung diri.

Sementara itu, Kepala Desa Kajar, Bambang Totok S membenarkan jika ada salah satu warganya yang meninggal lantara gantung diri.

Sudah banyak kasus bunuh yang terjadi di Indoesia selama masa pandemi. Faktor ekomoni yang banyak memicu, apalagi pemberlakuan PPKM Level 3 di tiap daerah. Karena kemiskin selama pandemi sudah menunjukan angka cukup tinggi.

Jurnalis | Muhamma | Taufik

Baca Juga:  Polsek Penanggalan Patroli di Pasar Pekan Mingguan, Pastikan Masyarakat Beraktifitas dengan Aman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.polisinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Dana Perpisahan Kelas IV SDN 1 Karangasem Jadi Sorotan, Sekolah Bantah Instruksi
Petugas SPBU Idi Rayeuk Bantah Dugaan Pungli Rp20 Ribu, Sebut Fitnah
Warga Desa Mayak Lebak Keluhkan Jalan Rusak Parah, Aktivitas Terhambat
Diduga Proyek Siluman Pokmas PDIP di Raas, Drainase Retak Baru Sepekan Dikerjakan
Ketua DPD Feradi WPI Jakarta Raya Dampingi Saksi Kasus Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di Bareskrim Polri
Kejari Sorong Tegaskan: Ketidaktahuan Aturan Tak Bebaskan Tanggung Jawab Hukum Pengelola Dana Hibah
JI : Kritik Saya Ditujukan pada Substansi Pemberitaan, Bukan Menyerang Pribadi Wartawan
Jalan Berlumpur Setinggi Lutut di Raas, Guru SDN Karang Nangka Keluhkan Akses Rusak Puluhan Tahun
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:08 WIB

Dugaan Pungutan Dana Perpisahan Kelas IV SDN 1 Karangasem Jadi Sorotan, Sekolah Bantah Instruksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:24 WIB

Petugas SPBU Idi Rayeuk Bantah Dugaan Pungli Rp20 Ribu, Sebut Fitnah

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:05 WIB

Warga Desa Mayak Lebak Keluhkan Jalan Rusak Parah, Aktivitas Terhambat

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:50 WIB

Diduga Proyek Siluman Pokmas PDIP di Raas, Drainase Retak Baru Sepekan Dikerjakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:33 WIB

Ketua DPD Feradi WPI Jakarta Raya Dampingi Saksi Kasus Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di Bareskrim Polri

Berita Terbaru