POLISI NEWS | KAB. SUKABUMI. Warga Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, selesai mengikuti Pemilu Tahun 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, menyebutkan jumlah pemilih untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Sukabumi mencapai 2 Juta orang.
Hal tersebut terungkap pada saat menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dengan jumlah pemilih aktif yang mencapai 2.002.398 orang.
“Berdasarkan hasil rapat pleno, hasil DPSHP jumlah pemilih Sukabumi mencapai 2.002.398 orang yang tersebar di 47 Kecamatan dan 386 Desa dengan jumlah TPS yang mencapai 8 ribu, “jelas Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi Ayi Saepudin seperti yang dikutif dalam berita acara KPU Kabupaten Sukabumi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan pemungutan suara dalam Pemilihan Umum Serentak tahun 2024 sudah di laksanakan.Tepat nya tanggal 14/02/2024 pada hari Rabu.
Masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih bisa memberikan suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota.
Sesuai dengan arahan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengimbau pemilih untuk menjalankan haknya dengan datang ke TPS pada Rabu, 14 Februari 2024.
Seperti halnya yang dikemukakan oleh Ketua PPK Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi Muhamad Andriansyah mengatakan kepada awak media di ruang kerjanya. Jumat, 16/02/2024.
“Untuk Kecamatan Sukabumi berdasarkan DPSHP yang memiliki jumlah pemilih sebanyak 37,295 dengan jumlah Desa/Kelurahan yang mencapai 6 desa diantaranya Desa Perbawati, Sudajaya Girang, Karawang, Warna sari, Parungseah, Sukajaya. Dan jumlah (TPS) ada 163 yang tersebar di 6 desa. Jumlah pemilih laki laki 18752 dan perempuan 18543. Dari jumlah tersebut yang hadir ke (TPS) mencapai 80%.”ujarnya
Muhamad Andriansyah mengatakan, ‘Ini merupakan momentum pesta Demokrasi lima tahunan harus dimanfaatkan dengan baik untuk menentukan calon pemimpin masa depan bangsa. Menurutnya, dalam berdemokrasi, masyarakat memiliki hak menentukan calon pemimpin bangsa yang sesuai dengan hati nurani.”sambungnya.
“Saya ingin sampaikan bahwa pada hari ini semua kotak suara dari 6 desa,Sudah sampai ke tempat penyimpanan. Dan di jaga ketat oleh pihak keamanan baik dari Kepolisian maupun dari TNI sebanyak 24 personil.”singkatnya.
“Karena pemilu damai ini salah satu indikatornya adalah sangat sedikitnya hoaks, dan trennya menurut saya menurun dibanding periode 2019 yang lalu. Itu bisa dirasakan oleh teman-teman sekalian, paling tidak hoaksnya lebih sedikit, karena sebelum beredar juga sudah di takedown,”pungkasnya.**
Jurnalis | Agus Salim















