POLISI NEWS | KARAWANG. Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Karawang Periode 2023-2026 Resmi Dilantik Kantor Cabang Dinas Pendidilan Wilayah IV Jawa Barat. Bertempat di Hotel Brits Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/11/2023).
Pengurus baru ini diketuai oleh Yunanto M.Pd Kepala SMAN 1 Pedes, Wakil Ketua Eman Sulaeman M.Pd, Sekretaris Epul Saepul M.Pd, Wakik Sekretaris Asep Suherman M.Pd. Dihadiri oleh Ketua Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Budi Hermawan, Pengawas Disdik Jabar, Kepala Sekolah Menengah Negeri dan Swasta se Kabupaten Karawang.
Kabid GTK Disdik Provinsi Jawa Barat, H. Awan Suparwana, S.Pd., M.M.Pd. menyampaikan pendidikan adalah senjata yang paling ampuh yang bisa digunakan untuk mengubah dunia. Tugas MKKS itu sangat berat, berterimakasih lah masih ada yang jadi pengurus MKKS. Bagaimana teman teman bisa kompak dan saling menguatkan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita dijalan yang benar juga masih ada yang mencari cari kesalahan apalagi yang jalan yang salah,” ucapnya.
Sementara Ketua MKKS terpilih periode 2023-2026, Yunanto mengatakan, kita semua bisa berkumpul atas nikmatnya, nikmat sehat, nikmat bahagia. Mudah mudah kita pandai bersyukur supaya diberi nikmat tambahan.
“Terimakasih kepada bapak atau ibu mempercayai saya menjadi ketua periode 2023-2026. Mudah mudahan kerjasamanya dari bapak atau ibu,” ucap Yunanto.
Yunanto menambahkan, pada dasarnya kami para pengurus saling mensuport. Ada dua program rutin dan pengembangan. Program rutin bahwa kita akan mengadakan musyawarah tiap bulan atau anjang sana.
“Maksudnya kita akan kelililing sekolah sekolah yang ada di Kabupaten Karawang. Dengan kebersamaan ini mudahan kita semua mempunyai sekolah yang bagus. Program pengembangan kita akan mengadakan workshop tentang kompetensi wakil kepala sekola,” ujarnya.
Yunanto menambahkan, Karena wakil kepala sekolah itu ganti. Nanti cara kerjanya cuma menanyakan kepada seniornya. Kita minta bantuan kepada KCD atau pengawas pembina mengadakan workshop untuk Wakil Kepala Sekolah. Selain Wakil Kepala Sekolah kita ada program untuk Humas.
“Humas juga kadang bingung menghadapi media. Nanti kita coba untuk membidangi kehumasan. Supaya humas tidak ketakutan menghadapi media. Nanti kita diarahkan untuk teknis program pengembangan,” pungkasnya.















