POLISI NEWS | LEBAK. Warga kp Karag bakal demo ke kantor Desa Nayagati meminta kades mundur dari jabatannya. Pasalnya kades Nayagati hanya omong kosong menurut warga dan tidak biasa membuktikan kepedulian terhadap masyarakat, (8/5/2023).
“Kami Atas nama tokoh masyarakat kp Karag warga akan segera gerudug kantor Desa Nayagati. menurut pengakuan kades ngomong di media online tidak terima dengan keritikan. Karena dianggap melanggar kode etik maka akan kami buktikan, “ujarnya.
“Warga bakal demo kantor Desa Nayagati karena Kepala Desa dianggap anti keritik maka warga minta kades mundur dari jabatannya. Jangan bicara hoax dan menganggp kami bodoh, yang bodoh itu anda tiga periode menjabat tidak ada perubahan, “tutur Juhri.
Lanjutnya, “Kalau Anda ini benar mau menyejahterakan rakyat kenapa hanya ngomong di media saja sedang kan bukti ucapan anda tidak bisa membuktikan kami tidak butuh ocehan tapi butuh bukti dan kenyataan ingat itu baik- baik,”ungkanya.
“Alangkah baik nya mendingan mundur dari jabatannya kami selaku masyarakat kecewa telah memilih beliau jadi Kepala Desa lagi. Kalau memang anda jadi kades yang baik dan amanah buktikan ke masyarakat jangan ngoceh di publik, “tungkaas Juhri.
Dalam kesempatan Muhemin menjelaskan bahwa apa yang saat ini sudah beredar di pemberitaan media resmi tidaklah benar.
Sebab sebelumnya telah diketahui bersama, terkait sudah beredarnya pemberitaan yang diduga telah sepihak, dan dengan menerangkan adanya sebuah dugaan pemindahan aliran air sungai irigasi sawah yang dilakukan oleh Kepala Desa Nayagati, sehingga disebut sebut sudah merugikan warga masyarakat notabene selaku petani di Desa Nayagati Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten. Minggu, (7-5-2023).
Merespon adanya pemberitaan yang dianggapnya sepihak tersebut, saat di konfirmasi di rumah kediaman nya yang beralamatkan Kp. Babakan Girang, RT.03-RW.03, Desa Nayagati Kecamatan Leuwidamar Muhemin, menjelaskan kepada media bahwa hal tersebut tidaklah sesuai dengan apa yang dimuat dan dituliskan dalam sebuah pemberitaan.
“Saya selaku Kades Nayagati, dalam hal ini mohon maaf dan menyatakan bahwa apa yang telah menjadi asumsi rekan wartawan dengan telah memberitakan saya dianggap rugikan petani Karang Leuwidamar dan akan melaporkan Kades kepihak Kepolisian, dan juga adanya berita yang dinyatakan bahwa puluhan hektar sawah milik warga Kp. Karang gagal Panen akibat Pemerintah Desa,”tuturnya.
Menurut Novi Susilawati, “Sebelum bicara di media saya sudah konfirmasi pihak Sekdes. Dan perangkat Desa Nayagati namun Sekdes Tidak ada ditempat, kami sempat telpon namun tidak aktif dan kami sudah dua tahun lamanya kesulitan air itu mana tindakan positif Kepala Desa Nayagati untuk masyarakat. Selama dua tahun irigasi jebol itu mana itikad baik untuk warga. Seharusnya jadi pejabat bicara itu yang pantas, “tegasnya Juhri.
Jurnalis | Dani saeputra




















