POLISI NEWS | ACEH TENGGRA. Keluhan Sadri Berutu (35) warga Desa Lawe Malum Kec.Babul Rahmah Kab. Aceh Tenggara, Provinsi Aceh butuh perhatian pemerintah atas nasib yang sangat memprihatinkan tempat tinggal berdekatan dengan rumah mewah, Senin 8/5/2024.
Namun Sadri Berutu (35) ayah dari 2 orang anak, ini mengakui terpaksa harus tetap tinggal di rumah gubuk yang sudah Reyot dengan ukuran 4×5 meter. Dengan kondisi lantai beralaskan kayu, sementara atap terbuat dari daun rumbiya, jika hujan sudah pasti air masuki rumah tersebut.
Saat ditemui wartawan Sadri mengakui sudah menghuni rumah gubuk tersebut selama puluhan tahun dengan istri dan 2 orang anak. Yang masih balita umur 2 tahun, dan 9 bulan dengan kondisi ekonomi yang kian memburuk membuat pria paruh baya masih tetap bertahan.
Walau kondisi rumahnya sudah tidak layak dihuni Sadri mengatakan, dengan kondisi saat ini dia hanya bisa pasrah dengan keadaan seperti ini, karena pekerjaannya hanya buruh kasar, untuk menghidupi keluarganya, “tuturnya.
Lanjut, “Saya bukan tidak mau memiliki rumah yang bagus, untuk makan sehari hari saja saya kesulitan, ‘ujar Sadri Berutu.
Di tempat terpisah warga masyarakat sekitar saat dikonfirmasi juga mengakui bahwa kondisi kesehatan Sadri Berutu sering mengalami sakit-sakitan, tidak seperti orang biasa yang sehat bugar
Ia hanya bisa berharap agar ada perhatian dari pemerintah setempat, untuk bisa membangunkan rumahnya. “Kami butuh perhatian pemerintah karena tidak memiliki biaya untuk membangun rumah, “harap Sadri Berutu dengan wajah sedih.
Jurnalis | Baharudin Berutu




















