POLISI NEWS | LANGKAT. Kasus pembunuhan sadis di Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, akhirnya terkuak. Tim gabungan Polsek Kuala dan Satreskrim Polres Langkat berhasil meringkus dua orang terduga pelaku atas tewasnya seorang pria berinisial TS (55).
Peristiwa berdarah ini terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Korban ditemukan tewas mengenaskan di area perladangan akibat luka parah usai diserang menggunakan senjata tajam dan senapan angin.
Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap JM (55) pada Minggu (6/9/2026) malam di Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai. JM diduga kuat sebagai otak perencanaan aksi penyerangan tersebut.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Keesokan harinya, Senin (7/9/2026) sore, petugas meringkus SK (30) di Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala. SK diduga bertindak sebagai eksekutor yang menghabisi nyawa korban.
Pemeriksaan awal menunjukkan motif aksi nekat ini dipicu dendam akibat dugaan pencurian buah kelapa sawit. Kedua pelaku mengaku sakit hati karena korban disinyalir kerap mengambil buah sawit yang seharusnya dijaga bersama.
Perselisihan tersebut memuncak hingga kedua pelaku merencanakan pembunuhan. Mereka menghadang dan menyerang korban saat melintas di area perladangan.
Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:
Satu unit sepeda motor Honda Supra 125 tanpa pelat nomor milik korban.
Satu pucuk senapan angin beserta pelurunya.
Tiga bilah parang (dua diduga milik pelaku dan satu bernoda darah).
Pakaian korban dan pakaian bernoda darah.
Kapolres Langkat, AKBP Hannry P.H. Tambunan, menegaskan pengungkapan cepat ini berkat sinergi ketat antara personel lapangan dan bukti-bukti di TKP. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.
“Tidak ada persoalan yang membenarkan kekerasan. Jika ada perselisihan atau dugaan tindak pidana, serahkan dan laporkan kepada pihak kepolisian agar ditangani sesuai hukum,” tegas AKBP Hannry.
Saat ini, kedua pelaku telah ditahan di Mapolres Langkat untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami peran masing-masing.
Pengungkapan kasus ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah, sejalan dengan program Polisi Langkat Garuda Ksatria guna menghadirkan sosok Polri yang responsif dan tegas dalam menegakkan hukum.
• Muslim Yusuf















