POLISI NEWS | ACEH TIMUR. Masyarakat Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk segera memperbaiki kerusakan jalan di Kota Idi.
Kerusakan jalan tersebut dilaporkan sudah berlangsung lama pasca banjir bandang pada 26 November 2025 dan hingga kini belum mendapat perbaikan.
Desakan itu disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Idi Rayeuk, Hendrika Saputra, Rabu (5/8/2026). Ia menyebut kondisi jalan yang rusak parah telah menghambat aktivitas ekonomi warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masyarakat sudah lelah dengan kondisi jalan ini. Dampaknya sangat terasa, terutama bagi warga yang membawa hasil dagangan ke Kota Idi Rayeuk,” ujar Hendrika.
Ia meminta Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur untuk rutin melakukan survei lapangan agar dapat melihat langsung dampak yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, keluhan terkait kerusakan jalan tersebut telah berulang kali disampaikan warga kepada pemerintah kecamatan, namun belum ada tindak lanjut.
“Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, agar akses transportasi di Kota Idi dapat dilalui dengan nyaman dan aman,” katanya.
“Semoga harapan kami dapat didengar demi kelancaran ekonomi warga,” pungkasnya.
Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan media ini kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Aceh Timur melalui pesan dan panggilan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan jawaban.
Media ini akan menayangkan berita lanjutan jika ada tanggapan resmi dari pihak terkait.
Tim Redaksi














