Petani Desa Nayagati Resah, Jagung Siap Panen Diduga Dicuri

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

POLISI NEWS.com | LEBAK. Sejumlah petani di Kampung Karag, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, mengaku resah menyusul maraknya dugaan pencurian hasil pertanian. Salah satu kasus yang mencuat adalah hilangnya tanaman jagung siap panen milik warga setempat pada Senin (6/7/2026).

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran karena hasil pertanian yang telah dirawat berbulan-bulan diduga diambil orang menjelang waktu panen. M. Juhri, warga Kampung Karag, membenarkan bahwa beberapa petani menjadi korban kehilangan. Kasus yang ia pastikan terjadi menimpa ibunya, Supriyati (50), seorang janda dengan empat anak yang tinggal di RT 01/RW 01 Desa Nayagati.

“Saat mengecek lahan, jagung yang sudah siap dipanen ternyata sudah habis diambil orang,” ujar M. Juhri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagian besar warga menggantungkan penghasilan dari lahan pertanian pribadi, termasuk menanam jagung sebagai komoditas utama. Namun, lokasi lahan yang jauh dari permukiman membuat pengawasan sulit dilakukan setiap saat, sehingga membuka peluang terjadinya pencurian.

“Hampir semua petani di sini menanam jagung di lahan milik sendiri. Jarak lahan dengan rumah cukup jauh sehingga sulit dipantau,” katanya.

M. Juhri menduga pelaku beraksi pada malam hari menggunakan kendaraan pikap untuk mengangkut hasil panen dalam jumlah banyak. Hingga kini, identitas pelaku belum diketahui. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus ini.

Selain jagung, informasi kehilangan juga dilaporkan terjadi di Kampung Bulakan, berupa hilangnya tanaman pisang dan timun siap panen. Kondisi ini menambah keresahan masyarakat karena kerugian tidak hanya menimpa satu jenis komoditas.

Oleh karena itu, warga meminta pihak kepolisian bersama pemerintah desa meningkatkan pengawasan di kawasan pertanian, terutama saat musim panen.

Baca Juga:  Keji! Pemuda CM Diamankan Usai Cabuli Anak di Ligung, Terancam Hukuman Berat Pasal 81

Langkah ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan mencegah terulangnya tindak pidana serupa. Masyarakat juga berharap kasus ini diusut tuntas agar pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

• Sarudin | Hendrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Yayasan Persada Moro 38 Bangun Fasilitas Sanitasi TK Hang Tuah 2 Surabaya
Komite MAN 2 Langkat Layangkan Hak Jawab dan Bantahan Terkait Pemberitaan Hoaks
Desk Ketenagakerjaan Polri Perlu Masuk RUU Ketenagakerjaan
Tim Gabungan Geledah Rujab dan Kantor Bupati Gowa Soal Dugaan Pungli PBG, Kapolresta Kawal Langsung
Kuatkan Karakter Murid, SMP Hang Tuah 5 Sidoarjo Gelar LDKS di Trawas
Sebut Berita Pungli SPP Fitnah, Komite MAN 2 Langkat Tegaskan Sumbangan Sesuai Regulasi
Bantu Ribuan Buruh, Desk Ketenagakerjaan Polri Tuai Apresiasi
Keluarga Besar FRIC Ucapkan Selamat Dirgahayu ke-67 Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:45 WIB

Yayasan Persada Moro 38 Bangun Fasilitas Sanitasi TK Hang Tuah 2 Surabaya

Selasa, 22 September 2026 - 19:40 WIB

Komite MAN 2 Langkat Layangkan Hak Jawab dan Bantahan Terkait Pemberitaan Hoaks

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Desk Ketenagakerjaan Polri Perlu Masuk RUU Ketenagakerjaan

Selasa, 22 September 2026 - 10:37 WIB

Tim Gabungan Geledah Rujab dan Kantor Bupati Gowa Soal Dugaan Pungli PBG, Kapolresta Kawal Langsung

Rabu, 16 September 2026 - 18:25 WIB

Kuatkan Karakter Murid, SMP Hang Tuah 5 Sidoarjo Gelar LDKS di Trawas

Berita Terbaru

Kabar Polres

Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti Sabu, Ekstasi, dan Ganj

Kamis, 24 Sep 2026 - 09:59 WIB