POLISI NEWS.com | TAPTENG. Warga Desa Sait Kalangan, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, bergotong royong membangun jembatan darurat di ruas jalan utama desa. Jumat (5/6/2026).
Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Nicson Panggabean bersama aparatur desa dan warga, termasuk mereka yang masih tinggal di pengungsian, untuk memulihkan akses transportasi yang terputus sejak bencana alam pada November 2025 lalu.
Jembatan darurat yang dibangun menggunakan material seadanya tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan ringan dan sepeda motor. Namun, Kepala Desa Nicson Panggabean menegaskan bahwa struktur ini hanya bersifat sementara dan rentan rusak, terutama jika menghadapi curah hujan tinggi.
“Ini adalah solusi darurat agar warga bisa kembali beraktivitas. Namun, kondisinya belum sepenuhnya aman dan tidak akan bertahan lama. Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk segera melakukan perbaikan permanen,” ujar Nicson, Kamis (5/6/2026).
Kerusakan infrastruktur tersebut terjadi akibat bencana alam yang melanda wilayah itu pada 25 November 2025, yang mengakibatkan isolasi sebagian wilayah desa. Semangat gotong royong warga, bahkan dari kalangan pengungsi, menunjukkan urgensi pemulihan akses bagi kebutuhan sehari-hari seperti belanja dan distribusi logistik.
Pemerintah desa dan masyarakat setempat mendesak instansi terkait untuk segera turun tangan membangun jembatan permanen yang kokoh. Mereka berharap bantuan segera cair agar proses pemulihan pasca-bencana berjalan optimal dan kehidupan sosial-ekonomi warga dapat kembali normal seperti sedia kala.
Jurnalis | Oloan Sitompul




















