Ketua JWI Minta Presiden Prabowo Pastikan Tak Satu Pun Korban Banjir Aceh Terabaikan

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

POLISI NEWS | ACEH TIMUR.  Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Hendrika Saputra dengan tegas menyuarakan tuntutan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Aceh, serta seluruh kepala daerah di Aceh agar seluruh masyarakat yang terdampak bencana banjir di Aceh, tanpa terkecuali, mendapatkan bantuan negara.

‎Ketua JWI menegaskan bahwa korban banjir tidak hanya mereka yang rumahnya hanyut atau mengalami kerusakan berat, tetapi juga masyarakat yang kehilangan mata pencaharian, khususnya para pedagang kecil di perkotaan dan pedesaan yang kehilangan modal usaha, barang dagangan, serta tidak bisa bekerja selama hampir satu bulan pasca bencana.

‎“Jangan hanya masyarakat yang rumahnya hilang atau korban meninggal dunia saja yang diberi bantuan. Banyak pedagang, buruh, dan masyarakat kecil yang tidak bisa mencari nafkah hampir satu bulan lebih. Mereka juga korban banjir dan berhak mendapat bantuan negara,” tegas Ketua JWI kepada media.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ketua JWI juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menolak bantuan dari luar negeri, dengan alasan Indonesia mampu menangani bencana secara mandiri.

‎“Presiden sudah menyatakan menolak bantuan luar negeri. Maka kami ingin melihat sejauh mana negara hadir dan mampu membantu rakyatnya sendiri. Jangan sampai rakyat Aceh justru ditelantarkan,” ujarnya.

‎JWI menyatakan akan mengawal ketat proses pendataan dan penyaluran bantuan, mulai dari tingkat pemerintah pusat hingga ke bawah melalui gubernur, bupati, camat, kepala desa, hingga kepala dusun. Ia menegaskan bahwa bantuan ini adalah uang negara, bukan bantuan pribadi aparatur desa.

‎“Kami minta jangan ada satu pun masyarakat terdampak banjir yang tidak menerima bantuan. Ini uang negara, uang rakyat, bukan milik kepala dusun atau kepala desa,” katanya.

Baca Juga:  Wamendagri Bima Dorong Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

‎Ketua JWI juga mendesak para keuchik (kepala desa) agar mendata seluruh korban banjir sesuai tingkat kerugian, baik besar maupun kecil.

‎“Jangan sampai muncul kesan, kalau rumah hanyut atau ada korban meninggal baru dapat bantuan. Apakah rakyat harus membakar atau menghancurkan rumahnya dulu agar diperhatikan negara?” kritiknya keras.

‎Ia menambahkan, banyak warga yang dalam kondisi trauma dan kebingungan pasca bencana, sehingga tidak sempat mendata secara rinci harta benda yang hilang. Oleh karena itu, pemerintah diminta tidak mempersulit mekanisme bantuan.

‎Menutup pernyataannya, Ketua JWI menyentil wacana pemerintah Aceh terkait berbagai agenda besar, sementara masyarakat korban bencana masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

‎“Kalau rakyat Aceh yang tertimpa musibah saja tidak mampu dibantu secara maksimal, lalu di mana wujud janji negara yang katanya mampu dan mandiri tanpa bantuan luar negeri?” pungkasnya.

‎Jurnalis | Khairul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia
Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029
Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir
Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon
Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih
FRIC Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Polri dan Pengawal Keadilan
Praktisi Hukum Kecam Aksi Koboi Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
Wujudkan Solidaritas, PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor Galang Bantuan Korban Gempa NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 06:57 WIB

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:40 WIB

Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon

Minggu, 13 September 2026 - 11:36 WIB

Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih

Berita Terbaru