Pohon Natal Unik dari Daun Sukun Kering di Aimas Hotel Sorong: Simbol Iman, Komunitas, dan Kelestarian

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | SORONG. Aimas Hotel and Convention Centre Sorong, Papua Barat Daya, menyambut perayaan Natal 2025 dengan tema PGI-KWI “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24) dengan cara yang unik dan inspiratif. Hotel ini menghadirkan pohon Natal setinggi 12 meter yang sepenuhnya dibangun dari daun sukun kering, menjadi simbol yang menghubungkan iman, komunitas, dan kelestarian.

Pohon Natal ini merupakan karya pertama dan terbesar di Kabupaten Sorong, dan menyampaikan pesan Natal secara universal: sesuatu yang sederhana dan tampak tak berguna dapat dipilih, dipulihkan, dan dijadikan mercusuar harapan. “Tugu terima kasih” ini menjadi bukti kepercayaan keluarga-keluarga Sorong kepada hotel tersebut.

Manager Hotel Aimas, Bagiartha, menyampaikan bahwa pohon ini lebih dari sekadar dekorasi, melainkan perwujudan nilai-nilai pelayanan. “Ketinggiannya mengajak tim untuk melihat ke tujuan yang lebih luhur, yaitu menjadi tempat berteduh dan sumber kekuatan bagi tamu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penciptaan pohon Natal ini melibatkan gotong royong tim hotel, dengan mengumpulkan daun sukun yang telah menyelesaikan tugas alaminya, membersihkannya, mengeringkannya, dan merangkainya dengan cermat. Dari yang berserakan tercipta kesatuan, dan dari yang kering bangkit menara megah.

Bagiartha juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kesetiaan seluruh keluarga di Sorong, dan berharap bahwa pohon ini dapat menjadi doa dan harapan menyongsong 2026. “Mari melangkah ke tahun baru dengan iman yang kokoh dan hati yang penuh sukacita,” tutupnya.

Jurnalis | @rpp

Baca Juga:  Tambang Batu Bara Berkedok Tambang pasir Warsa Penegak Hukum Diminta Evaluasi   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo
Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita
11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng
Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan
Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat
Dun Belanda Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur, Akui Sebar Fitnah Secara Terpaksa
Wabup Aceh Timur Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Dun Belanda untuk Klarifikasi Tuduhan Fitnah
🔹 Meluruskan Narasi: Ibu Tunggal Berjuang Nafkahi Anak, Bisnis Pribadi Bukan Urusan PPWI
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Warga Raas Sambut Peresmian Ribuan Jembatan & Air Bersih oleh Presiden Prabowo

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Hafidz Cilik Tunanetra Asal Banyuwangi, Yasmin (9) Hafal 6 Juz Al-Qur’an Meski Buta Sejak Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIB

11 Alat Berat Lintas Sektor Dikerahkan Percepat Normalisasi Sungai Sipange Tapteng

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:57 WIB

Tolak Stigma Londo Ireng, Jurnalis Sampang Aksi di DPRD : Kritik Adalah Hak, Bukan Pengkhianatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:24 WIB

Menenun Mimpi dari Batas Keterbatasan: Perjalanan Inspiratif Scholarindo Menebar Ilmu Tanpa Sekat

Berita Terbaru