Dalam Sepekan Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Pesisir Pangkalan Brandan,Nelayan Terhenti Melaut

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Laut Kabupaten Langkat saat ini, lagi di landa cuaca buruk, angin kencang disertai hujan lebat membuat sejumlah Nelayan terhenti melaut

Situasi Laut Kabupaten Langkat saat ini, lagi di landa cuaca buruk, angin kencang disertai hujan lebat membuat sejumlah Nelayan terhenti melaut

POLISI NEWS | LANGKAT. Dalam Sepekan Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Pesisir Pangkalan Brandan, mengakibatkan banjir di beberapa desa dan kelurahan yang ada di Pangkalan Brandan.

Tingginya curah hujan di sertai Angin kencang, menyebabkan rumah warga rusak akibat Angin dan pohon tumbang, membuat kemacetan terjadi di kawasan Pangkalan Brandan.

Banjir terus menggenangi rumah- rumah warga Kelurahan Sei Bilah Timur, Sei Bilah Barat, Desa Teluk Meku dan Desa Lainnya yang ada di Pangkalan Brandan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil pantauan awak Media Rabu (26/11/2025) .sekira Pukul 10.00 WIB. Jalan -jalan ke arah Kelurahan Sei Bilah Timur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat,Sumatera Utara, bak lautan .

Kedaruratan & Logistik Hujan.Disertai Angin Kencang Terjang , kawasan Rumah Warga Pesisir mengakibatkan Rusak dan atap atap bagian rumah warga pada beterbangan,akibat kencangnya angin laut.

Ratusan Perahu Nelayan Pangkalan Brandan Langkat, dalam sepekan terpantau enggan pergi melaut, segala akitivitas terhenti, akibat cuaca di laut Langkat, membuat harga ikan di Pasar Pangkalan Brandan meroket naik disebabkan pasokan ikan dari nelayan terhenti.

Warga beralih ke ikan Air Tawar.

Hujan deras disertai angin kencang saat ini masih melanda wilayah Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat,Sumatera Utara.

Warga Langkat dihimbau agar menghindari kepergian ke daerah rawan longsor dan laut. Dikarenakan situasi dan kondisi belum mendukung. Banyak nya kejadian yang tidak kita inginkan seperti tanah longsor banjir bandang dan gelombang tinggi di sertai angin kencang.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara menghimbau.

Masyarakat, Waspada terhadap hal- hal yang berbahaya dan rawan maka hindari bepergian ketempat- tempat rawan longsor, laut dan perbukitan dikarenakan curah hujan cukup tinggi.bisa membahayakan.

Baca Juga:  Kapolres Sibolga Cooling System Dengan Warga Tionghoa Di Sibolga

Jurnalis|Muslim Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia
Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029
Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir
Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon
Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih
FRIC Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Polri dan Pengawal Keadilan
Praktisi Hukum Kecam Aksi Koboi Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
Wujudkan Solidaritas, PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor Galang Bantuan Korban Gempa NTT
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 06:57 WIB

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:40 WIB

Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon

Minggu, 13 September 2026 - 11:36 WIB

Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih

Berita Terbaru