Akses Pasar Induk Mariat Kembali Dibuka Setelah Pemalangan Berakhir dengan Kesepakatan

Nusantara261 Dilihat

POLISI NEWS | SORONG. Aksi pemalangan total yang sempat menutup seluruh akses ke Pasar Induk Mariat, Kabupaten Sorong, telah resmi diakhiri pada hari Jumat (31 Oktober 2025) setelah tercapai kesepakatan antara pemerintah daerah dan keluarga besar Makmini.

Kesepakatan ini dicapai melalui pertemuan yang diadakan di kantor Sekretariat Suku Moi Maya, yang dihadiri oleh berbagai perwakilan pemerintah daerah dan tokoh adat. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa keluarga besar Makmini, yang diwakili oleh Elias Makmini, akan membuka palang pintu pasar sebagai akses sementara.

“Kami memberikan waktu dua minggu kepada pemerintah daerah untuk melakukan mediasi bersama Bupati Sorong. Ini adalah bentuk itikad baik dari keluarga besar Makmini agar aktivitas ekonomi di pasar dapat kembali berjalan,” kata Elias Makmini dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan mediasi ini juga dihadiri oleh Plt Asisten III Kabupaten Sorong, Bapak Salamala, Asisten II, Kadis Perindagkop, Sekretaris Perindagkop, Kepala UPTD Pasar Mariat, Kepala Suku Moi Maya, serta perwakilan dari TNI dan Polri.

Mewakili pemerintah daerah, Plt Asisten III Bapak Salamala menyambut baik langkah damai yang telah diambil. “Kami sudah sepakat dan saat ini palang sudah dibuka. Pemerintah akan menindaklanjuti kesepakatan ini agar situasi tetap kondusif,” ujarnya kepada awak media.

Sekretaris Dinas Perindagkop menambahkan, “Kami berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan agar tidak mengganggu perputaran ekonomi masyarakat di pasar.”

Kepala UPTD Pasar Mariat, Bagus Handoko, juga menyampaikan harapannya agar persoalan ini dapat segera terselesaikan, mengingat Pasar Induk Mariat baru saja kembali aktif. “Sebagai kepala pasar, kami ingin aktivitas ekonomi bisa segera normal kembali. Kasihan pedagang dan masyarakat yang terganggu,” ujarnya.

Dengan dibukanya akses sementara ini, aktivitas perdagangan di Pasar Induk Mariat mulai kembali berjalan, meskipun masih dalam pengawasan bersama antara pihak pemerintah dan keluarga besar Makmini.

Jurnalis | @rpp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *