POLISI NEWS | PADANG LAWAS. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas menggelar rapat koordinasi sinergitas program pemerintah di Desa Sibual Buali pada Rabu, 6 Agustus 2025. Acara ini dihadiri oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan SE, Wakil Bupati Ahmad Fauzan Nasution, PJ Sekda H. Panguhum Nasution, Forkopimda Padang lawas, pimpinan OPD lainnya, di hadiri 6 orang camat , di eks Barumun dan 100 kepala desa dari Kecamatan Barumun, Lubuk Barumun, Barumun Baru, Ulu Barumun, Barumun Selatan, dan Sosopan.
Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas program pembangunan antara Pemkab Padang Lawas, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Suasana rapat yang berlangsung lapangan terbuka mengunakan tratak secara sederhana di pinggiran Sungai Barumun, Desa Sibual Buali, memberikan nuansa yang lebih dekat dengan masyarakat, mencerminkan komitmen pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.
Bupati Padang lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan pelayanan publik dan akurasi data kependudukan. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk aktif berpartisipasi dalam program Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak 2 Juli 2025 serta memutakhirkan data kependudukan secara berkala.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data kependudukan yang akurat sangat penting untuk meningkatkan anggaran pembangunan infrastruktur. Saya juga mengingatkan pentingnya keakuratan data pekerjaan dalam KTP agar warga dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah seperti beasiswa,” ujar Bupati.
Bupati juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan menegaskan akan menahan dana silltap kepala desa bagi desa yang tidak mencapai target PBB. Ia juga menginstruksikan penyediaan tanah dan sertifikat untuk pembangunan Puskesmas Pembantu di daerah yang membutuhkan serta menekankan pentingnya pembayaran pajak, termasuk di kawasan hutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga membahas program Koperasi Merah Putih yang memberikan kesempatan kepada koperasi desa untuk mengajukan pinjaman ke bank tanpa agunan hingga maksimal 3 miliar rupiah dengan syarat memiliki rencana usaha yang jelas dan rekomendasi dari Bupati. Ia mendorong koperasi untuk fokus pada sektor pangan, khususnya dalam penyaluran beras dan pupuk bersubsidi.
Terakhir, Bupati mengumumkan program operasi katarak gratis di bulan Oktober sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Jurnalis|Arman Efendi















